HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah gaya hidup yang serba cepat dan penuh rintangan, generasi muda, dalam hal ini Gen Z mencari cara baru untuk menenangkan pikiran tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Salah satu cara healing yang belakangan ini sering dilakukan Gen Z adalah silent walking, atau berjalan kaki dengan santai.
Aktivitas sederhana ini dianggap sebagai bentuk healing hemat yang bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, tanpa perlu perangkat khusus atau tempat mewah.
Bagi Gen Z silent walking bukan sekadar berjalan kaki, tapi jadi momen refleksi untuk menenangkan diri dari hiruk-pikuk kehidupan yang melelahkan. Dengan mengaktifkan musik mereka bisa menikmati berjalan dengan santai dan membuat pikiran lebih ringan.
Bahkan karena simple dan ga makan biaya banyak, silent walking jadi populer di media sosial, terutama di kalangan Gen Z yang sering membagikan pengalaman mereka melakukan silent walk di taman, tepi pantai, atau bahkan di sekitar kompleks rumah.
Selain efek menenangkan bagi mental, silent walking juga membawa manfaat bagi tubuh. Aktivitas ini mampu meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki pola pernapasan, serta membantu otot menjadi lebih rileks.
Jika dilakukan rutin selama 30 menit setiap pagi atau sore, manfaatnya bisa dirasakan secara nyata. Tubuh menjadi lebih segar, pikiran jernih, dan stres pun berkurang.
Hadirnya silent walking menunjukkan bahwa healing tidak selalu identik dengan liburan mahal atau aktivitas ekstrem.Dengan segala kesederhanaannya, silent walking menjadi simbol gaya hidup mindful dan minimalis yang kini banyak diadopsi oleh Gen Z.
Tanpa perlu mengeluarkan biaya, Gen Z bisa mendapatkan ketenangan batin, kesehatan fisik, sekaligus waktu berkualitas untuk diri sendiri. Sebuah bukti bahwa kadang, cara terbaik untuk healing hanyalah dengan melangkah dalam diam.


