HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dalam langkah yang mengejutkan industri teknologi, Meta Platforms mengumumkan akan memangkas sekitar 600 pekerjaan di divisi kecerdasan buatannya, sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk mempercepat perubahan internal.
Pemangkasan ini akan berdampak pada beberapa unit utama, termasuk unit penelitian lama Facebook Artificial Intelligence Research (FAIR) (FAIR), tim infrastruktur AI, dan tim produk AI.
Sebaliknya, unit baru yang disebut TBD Lab bagian inti dari visi “superintelligence” perusahaan tampaknya tidak terkena dampak PHK dan bahkan masih merekrut talenta.
Menurut memo internal yang muncul ke publik, CEO AI Meta, yang dikutip Holopis.com dari businessinsider, Kamis (30/10/2025) Alexandr Wang, menekankan bahwa perusahaan menargetkan struktur yang lebih ramping, dengan sedikit lapisan birokrasi dan masing-masing karyawan memiliki “scope yang lebih besar dan dampak yang lebih nyata.”
Latar belakang dari keputusan ini mencakup ekses hiring massal sebelumnya Meta pernah mengalami peningkatan perekrutan besar di sektor AI setelah melakukan investasi miliaran dolar, termasuk investasi sebesar US$ 14,3 miliar ke startup Scale AI yang memunculkan ekspektasi tinggi.
Namun, menurut analis, ekspansi cepat tersebut menghasilkan “kelebihan lapisan organisasi” dan konflik internal, sehingga restrukturisasi dianggap diperlukan. Outlook Business Meta juga mengumumkan bahwa para karyawan yang terkena dampak akan berada dalam periode “non-working notice” hingga tanggal 21 November 2025, dan perusahaan menyediakan paket pesangon berupa minimal 16 minggu gaji dasar ditambah dua minggu untuk tiap tahun masa kerja.
Meski mengalami pemangkasan besar, perubahan ini bukan pertanda mundurnya Meta dari AI justru sebaliknya perusahaan ingin memperkuat teknologi inti dan mengejar keunggulan dalam persaingan global terhadap rival seperti OpenAI dan Google LLC. Business Standard
Langkah ini juga menandakan bahwa industri AI mungkin bergerak dari fase “siapa yang rekrut paling banyak” ke “siapa yang bisa bergerak paling cepat dan efisien”. Meta berharap dengan tim yang lebih kecil tapi fokus, mereka dapat meluncurkan produk dan model yang lebih cepat ke pasar.

