HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat berangsur-angsur mulai surut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, proses pembersihan material banjir pun saat ini sudah mulai dilakukan.
“Tim gabungan masih melakukan pembersihan material lumpur di permukiman warga di 14 desa di Kecamatan Cisolok dan Kecamatan Cikakak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (29/10).
Abdul menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Sukabumi juga telah mendirikan posko pengungsian di Lapangan Eks. Sinar Ciomas dan SDN 1 Cisolok.
“Selain itu posko bencana dan dapur umum sudah didirikan di kantor Kecamatan Cisolok. Seiring dengan berjalannya penanganan darurat, kebutuhan dasar warga terdampak terus dipenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, untuk tanah longsor yang melanda Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Abdul memastikan bahwa sudah ditangani oleh tim gabungan.
“Bantuan alat berat pun sudah dikerahkan di lokasi terdampak dan BPBD setempat sudah mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak,” jelasnya.
Dari lima titik longsor, Abdul mengatakan bahwa baru satu titik dalam proses pembersihan yakni di Desa Sukarame, namun masih belum bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat.
“Sedangkan satu titik longsor di Desa Gunung Keramat hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan satu titik lainnya di Karangpapak masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua,” ungkapnya.
Abdul menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan pendampingan dalam penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang terjadi. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel reaksi cepat di lokasi terdampak serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jawa Barat.
“Telah terjadi penurunan curah hujan dengan persentase mencapai 75 persen,” tutupnya.

