HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang dan Demak dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun berkoordinasi dengan Bupati Demak dan Wali Kota Semarang.
Luthfi pun sudah memanggil dua kepala daerah itu pada Rabu hari ini untuk mempercepat penanganan banjir. Selain Bupati Demak dan Wali Kota Semarang, Luthfi juga memanggil pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menghadiri rapat penting di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang.
Menurut Luthfi, pembahasan yang akan dilakukan dalam rapat koordinasi itu menyangkut kondisi terkini. Hal yang penting adalah pencarian solusinya, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
“Kami panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang. Ada Pak Dirjen (SDA Kementerian PUPR), guna percepatan penanganan banjir,” kata Luthfi, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Rabu, (29/10/2025).

Luthfi menambahkan, percepatan penanganan banjir di Jateng butuh koordinasi lintas sectoral. Tak hanya dari pemerintah pusat, tapi juga perlu koordinasi dengan Pemprov dan dan kabupaten/ kota.
Terkait itu, Luthfi juga sudah membuat kebijakan penanganan banjir sejak hari pertama pada 22 Oktober 2025. Saat itu, ia langsung memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng untuk turun ke lapangan. Luthfi menyampaikan keselamatan warga mesti jadi prioritas Pemprov Jateng. Setelah itu, penyediaan logistik bagi korban banjir.
Luthfi Bersama Wagub Jateng Taj Yasin juga sudah turun langsung bertemu warga dan mengecek lokasi pada Senin (27/10/).
Kemudian, dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng juga sudah bergerak dengan melakukan penyedotan genangan di area permukiman hingga jalan. Lalu, Dinas Bina Marga juga telah melakukan pembuatan sodetan Kali Sayung.
Begitupun Dinas Kesehatan juga turun tangan dengan memberikan pelayanan kesehatan terhadap korban banjir.


