Kamu Mudah Tersinggung? Begini Cara Mengatasinya
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Perasaan sensitif membuat seseorang lebih mudah tersinggung dengan ucapan atau tindakan orang lain, bahkan ketika ucapan dan tindakan orang lain tidak bermaksud untuk menyakitinya. Nada suara yang berbeda, komentar ringan, atau candaan sederhana bisa terasa menyakitkan bagi mereka yang memiliki perasaan sensitif.
Hal seperti ini wajar terjadi, dan bukan berarti mereka lemah. Justru, kepekaan tersebut menandakan bahwa mereka yang mudah tersinggung memiliki empati yang besar terhadap sekitar. Meski begitu, perasaan sensitif yang berlebihan juga tidak baik karena hanya akan membebani diri sendiri dengan pikiran-pikiran buruk.
Jika kamu merasa memiliki perasaan yang sensitif dan mudah tersinggung, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut ini untuk sekedar mengurangi atau bahkan mengatasi perasaan mudah tersinggung, dikutip Holopis.com dari Hello Sehat Kementerian Kesehatan RI.
Sadari Bahwa Sensitif Itu Tidak Salah
Langkah pertama adalah menyadari bahwa punya perasaan yang lebih peka bukan sesuatu yang negatif. Tidak perlu merasa bersalah atau berpikir bahwa kamu perlu “lebih kebal”. Sensitif adalah bagian dari karakter manusia yang justru bisa membantu kamu memahami orang lain dengan lebih dalam.
Kenali Emosi
Cobalah memahami jenis emosi yang muncul ketika tersinggung. Apakah itu marah, sedih, kecewa, atau merasa tidak dihargai? Dengan mengetahui asal emosi, kamu bisa lebih mudah mengelolanya dan mencegah reaksi yang berlebihan.
Jangan Menghakimi Perasaan Sendiri
Kadang ketika merasa tersinggung, seseorang langsung menyalahkan diri sendiri. Padahal, memberi ruang untuk merasakan emosi adalah langkah penting. Jangan buru-buru berkata “Saya tidak boleh merasa seperti ini.” Biarkan diri merasakan, lalu atur kembali dengan tenang.
Beri Jeda Sebelum Merespons
Jika ada perkataan atau sikap yang membuat kamu tersinggung, tarik nafas perlahan dan beri waktu beberapa detik sebelum merespons. Jeda sederhana ini dapat membantu mencegah reaksi spontan yang biasanya justru membesarkan konflik.
Tentukan Langkah Setelah Emosi Mereda
Setelah perasaan mulai stabil, pikirkan langkah yang tepat. Apakah kamu perlu menyampaikan perasaan secara baik-baik kepada orang tersebut? Atau kamu lebih butuh waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu? Pilih yang paling sehat untuk dirimu.
Latih Cara Berpikir yang Lebih Objektif
Sebelum berasumsi bahwa seseorang bermaksud menyinggung, coba lihat situasi dari sudut pandang lain. Bisa saja yang terjadi adalah kesalahpahaman. Pendekatan ini membantu kamu untuk mengurangi beban emosi yang muncul.
Self Care
Kondisi mental dan fisik sangat mempengaruhi sensitivitas emosi. Pastikan kualitas tidurmu cukup, gizi terpenuhi, lakukan aktivitas yang disukai, serta menjaga rutinitas yang seimbang. Jika diperlukan, konsultasi ke psikolog dapat menjadi pilihan yang bijaksana.