HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ambruk lebih dari 3 persen menjelang perdagangan sesi I hari ini, Senin (27/10/2025).
Berdasarkan data tradingview, IHSG per pukul 11.03 WIB, turun 3,34 persen atau merosot 276,22 poin ke level 7.995,5. Padahal pada pembukaan perdagangan, indeks naik 0,61 persen, dan sempat menembus level 8.300.
Bahkan beberapa menit setelah bursa dibuka, IHSG terus menunjukkan penguatan hingga menyentuh level 8.354,67, saham-saham emiten berkapitalisasi besar pun memimpin penguatan.
Penyebab IHSG Ambruk
Ambruknya indeks secara mendadak seiring dengan merosotnya kinerja saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu dan Haji Isam. Emiten perbankan seperti BBRI dan BMRI turut mendorong penurunan indeks.
Sebagaimana diketahui, pekan ini menjadi pekan krusial bagi pergerakan pasar keuangan Tanah Air di sisa akhir pekan Oktober 2025.
Meskipun minim sentimen, data-data ekonomi dari dalam negeri, terutama di musim rilis laporan keuangan kuartal III 2025 (earnings season) akan menjadi salah satu roda penggerak IHSG pada perdagangan pekan ini.
Sementara dari sentimen global, pasar sangat berfokus pada hasil kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), yang akan mendorong laju reli pasar saham. Terdapat pula data ekonomi dari AS yang juga dapat menjadi booster bagi pasar saham.
Mata dunia juga akan mengarah ke Asia pada pekan ini, karena ada dua pertemuan penting yakni Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN dan KTT APEC.
Diketahui, KTT APEC akan mempertemukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping di tengah panasnya perang tarif global.

