Mengenal Suanggi, Sosok Mistis dari Timur Indonesia

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTASuanggi masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah timur Indonesia hingga saat ini. Sosok mistis ini digambarkan menyeramkan dan dipercaya mampu menyebarkan penyakit bahkan membuat orang yang diincarnya meninggal dunia.

Dikutip Holopis.com dari sejumlah informasi, Suanggi merupakan seseorang yang memegang atau memiliki ilmu hitam, dimana ilmu hitam yang dimilikinya mampu mencelakai bahkan membunuh orang yang tidak disukainya.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Pada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) sendiri, sebutan untuk Suanggi pun berbeda di setiap daerahnya. Orang Manggarai di Flores bagian Barat menyebutnya Mbeko, orang Ende di Flores Tengah menyebutnya Ata Polo, dan orang Belu di Timor menyebutnya alaut yang berarti dukun santet.

Sementara ilmu hitam, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebut juga sihir hitam, santet, atau tenung merupakan penggunaan kekuatan gaib atau sihir untuk tujuan yang jahat.

- Advertisement -

Seseorang yang dicurigai sebagai suanggi atau mereka yang memegang ilmu hitam dikatakan memiliki ciri-ciri seperti bermuka kusam pekat, bola mata yang memerah, dan tidak suka bergaul. Suanggi tidak dapat dilihat oleh orang awam, tetap dapat dilihat oleh mereka yang memiliki kemampuan spiritual atau indigo. Di wilayah timur, mereka yang bisa melihat makhluk gaib disebut orang dengan “mata terang”.

Pada penglihatan orang mata terang, suanggi memiliki ciri-ciri seperti bermata merah, bertelinga besar dan bercabang, badannya seperti manusia tetap berkepala binatang.

Pada saat mencari mangsanya, suanggi akan menari-nari di tengah malam ketika bulan terang. Bukan di tempat khusus, suanggi bahkan dapat melakukan ritual tersebut di sekitar rumahnya atau di tempat umum seperti tanah lapang.

Lalu saat menjalankan aksinya, suanggi dapat berubah wujud tergantung tempat roh atau jiwanya masuk. Sebab, ketika hendak melakukan aksinya roh atau jiwa si suanggi bisa masuk ke dalam tubuh makhluk hidup lainnya seperti binatang, baik kucing, anjing, ular, kupu-kupu, hingga kalajengking. Tak jarang, roh atau jiwa suanggi bisa memasuki tubuh manusia sehingga orang tersebut kesurupan.

Dengan kekuatan sihir yang dimilikinya, suanggi diyakini mampu bertransformasi menjadi cahaya menyerupai bola lampu kecil sebesar biji kelereng yang melayang-layang mencari targetnya. Dalam wujud tersebut, suanggi dapat terbang menempuh jarak jauh, bahkan menyeberangi lautan antar pulau, seperti dari Pulau Alor hingga ke Kota Kupang.

Dalam melancarkan aksinya, suanggi akan mengirimkan benda-benda yang telah diberi mantra ke rumah korbannya. Benda tersebut bisa berupa jarum dan silet yang dililit benang merah atau hitam, telur ayam yang akan terasa panas ketika disentuh, bahkan tanah dari kuburan yang masih lembab.

Akibatnya, korban bisa tiba-tiba mengalami sakit di bagian perut, dada, atau kepala, disertai dengan jeritan tak wajar. Penyakit seperti ini umumnya tidak dapat dijelaskan secara medis, meski penderita benar-benar merasakan rasa sakitnya. Karena itu, masyarakat setempat sering menganggap gejala tersebut merupakan ulah suanggi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis