HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia menunjukkan kinerja yang cemerlang sepanjang semester pertama 2025, bahkan berhasil melampaui sejumlah target penting. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan optimisme ini saat bertemu dengan Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia di Menara KADIN, Jakarta, pada Selasa (21/10/2025).
Menurut Menteri Teuku Riefky, sektor ekraf kini menyerap sekitar 26,5 juta tenaga kerja, melampaui target tahun ini yang dipatok sebesar 25,55 juta. Tak hanya penyerapan tenaga kerja, capaian investasi sudah menyentuh 66% dari target 2025, sementara ekspor hampir mencapai 50%.
“Ini menunjukkan optimisme besar terhadap daya saing industri kreatif kita,” ujar Menteri Ekraf, menekankan bahwa ekraf semakin menguatkan posisinya sebagai “the new engine of growth.”
Tren positif ini diperkuat dengan pengakuan dari pemerintah daerah. Tercatat 28 provinsi dan 81 kabupaten/kota telah membentuk Dinas Ekraf, mengindikasikan semakin besarnya peran sektor ini dalam menciptakan lapangan kerja dan memacu ekonomi regional.
“Kepala daerah kini mulai melihat ekonomi kreatif sebagai mesin ekonomi baru di wilayahnya,” jelasnya. Meski fesyen, kuliner, dan kriya tetap menjadi andalan, subsektor seperti musik, games, animasi, dan film disebutnya mulai menunjukkan kiprah mendunia.
Ketua Dewan Penasihat KADIN Indonesia, Hashim S. Djojohadikusumo, sepakat mengenai potensi luar biasa ekraf. Ia secara khusus menyoroti talenta muda di daerah, seperti Yogyakarta dan Bandung, yang brilian di bidang animasi dan gim, berpotensi besar mendorong ekspor nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan perlunya kolaborasi dan sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi dan politik. Ibas menilai kekompakan ini dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dari rata-rata 5% menuju 8%.
Pertemuan penting ini turut dihadiri Ketua Umum KADIN Anindya Novyan Bakrie, Ketua Dewan Usaha KADIN Chairul Tanjung, dan mantan Dubes Tantowi Yahya, yang menyambut baik laporan kinerja positif ekraf sebagai pilar penting penggerak ekonomi nasional.


