HOLOPIS.COM, NTT – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Manggarai,siap menggantikan sejumlah banyak Lampu jalan di kota Ruteng yang sudah rusak.
Lampu jalan merupakan lampu untuk menerangi jalan pada malam hari demi meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.
Kepala Dinas PRKPP, Yustinus M.N, kepada Holopis.com, pada Kamis (23/10/2025) malam menjelaskan, pihaknya telah mengidentifikasi kondisi tersebut dan tengah mempersiapkan penganggaran untuk perbaikan serta penambahan lampu jalan pada tahun anggaran 2026.
Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pengadaan lampu jalan di 17 titik prioritas, yang ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2026. Yustinus mengatakan pihaknya memang telah melakukan survei di 334 titik yang tersebar di berbagai wilayah.
Namun, realisasi pemasangan lampu jalan tersebut disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah yang ikut terdampak oleh kebijakan pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat, sehingga Dinas hanya bisa memprioritaskan pengadaan 17 unit lampu jalan baru untuk tahap awal.
“Ini langkah bertahap karena keterbatasan anggaran. Tapi kami tetap komitmen menghadirkan penerangan yang layak untuk masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Ia mengungkapkan, banyak titik lampu dalam Kota Ruteng yang kini tidak berfungsi akibat kerusakan.
Karena itu, perbaikan lampu-lampu yang rusak akan menjadi fokus dalam anggaran 2026, disertai dengan penambahan titik-titik baru.
“Penerangan kota bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari menciptakan rasa aman dan nyaman. Ruteng harus menjadi kota yang benar-benar terang,” tegasnya.
Untuk wilayah Kecamatan Cibal dan Cibal Barat, sudah dilakukan survei di empat titik dan saat ini tengah memasuki tahap pengadaan.
Pengadaan lampu jalan ini, ungkap Yustinus, merupakan bagian dari visi pemerintah daerah dalam mewujudkan kawasan permukiman yang layak, berkelanjutan, serta mendukung mobilitas masyarakat di malam hari.

