HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Menyampaikan bahwa berdasarkan data surveinya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi.
Dari datanya, setidaknya Purbaya mendapatkan 17,5 persen suara dari aktivitas pemotretan pendapat publik terhadap 1 tahun Prabowo Gibran dalam memimpin Indonesia sejak 20 Oktober 2024 silam.
“Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memuncaki persepsi publik sebagai Menteri berkinerja paling baik,” kata Dedi dalam rilis surveinya di Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).
Walaupun masih terbilang sangat baru menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati karena terkena reshuffle di Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo, Dedi menilai jika manuver yang dilakukan Purbaya memberi dampak sangat positif di benak publik.
“Ini menandai jika manuver dan publisitas yang ia (Purbaya -red) lakukan membuat publik optimis dan memiliki keyakinan terkait kapasitasnya sebagai Menteri,” ujarnya.
Selain Purbaya, data IPO juga mendapati ada lima nama yang mendapat pendapat publik sebagai sosok menteri berkinerja paling baik. Nomor dua adalah Menteri Sekretrais Kabinet (Menseskab) Teddy Indra Wijaya yang mendapat 15,1 persen.
Kemudian nomor tiga ada Menteri Luar Negeri yang notabane adalah Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, yakni Sugiono dengan 11,8 persen. Selanjutnya adalah Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 9,8 persen.
“Nama lain yang juga dianggap berkinerja baik adalah Teddy Indra Wijaya, Menlu Sugiono dan Menko Pangan Zulkifli Hasan,” tandas Dedi.
Nomor empat ada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dengan 7,4 persen. Dan yang kelima adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan 6,5 persen suara.
Selanjutnya ada Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 5,8 persen. Lalu ada Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar dengan 5,7 persen. Di bawahnya ada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Di bawah Airlangga, ada Menteri Investasi dan Hilirisasi / Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani dengan 4,1 persen. Selanjutnya adalah Menteri Desa Yandi Yusanto dengan 4,0 persen. Kemudian ada Menteri Pendidikan Dasar Menengah Prod Abdul Mu’ti.

