HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa, mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dengan Indonesia saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/10).
Dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Ramaphosa menyampaikan harapannya agar hubungan antara kedua negara dapat semakin produktif dan konkret di berbagai sektor.
“Dan untuk tujuan ini, kami ingin mendorong Anda (Prabowo) untuk mengirim, seperti yang Anda katakan dalam pertemuan bilateral dan perbincangan kita, menteri-menteri akan datang ke Afrika Selatan untuk melihat peluang apa saja yang ada di sana,” kata Cyril Ramaphosa saat sesi pertemuan di Istana Merdeka, dikutip Holopis.com, Rabu (22/10).
Soroti Kesamaan Tantangan dan Potensi Kolaborasi
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Ramaphosa menyoroti banyaknya kesamaan antara Indonesia dan Afrika Selatan, baik dari segi karakter masyarakat maupun tantangan pembangunan ekonomi. Menurutnya, kesamaan itu justru menjadi peluang bagi kedua negara untuk memperkuat kolaborasi di sektor lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, hingga pemerataan ekonomi.
“Banyak kesamaan antara kedua negara yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mengentaskan masalah kekurangan lapangan kerja, kemiskinan, dan ketimpangan. Kami ingin, saat menangani ini, tetap melibatkan secara aktif mereka yang selama ini terpinggirkan dari perekonomian,” ujar Ramaphosa.
Sebagai informasi Sobat Holopis, kunjungan Presiden Ramaphosa ke Indonesia menandai langkah lanjutan dari hubungan diplomatik yang telah terjalin erat sejak 1994. Melalui pertemuan tersebut, kedua kepala negara diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis, khususnya di bidang ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

