HOLOPIS.COM, KARAWANG – Program revitalisasi sekolah yang digulirkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto terus menunjukkan dampak nyata. Tak hanya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, inisiatif ini juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar proyek pembangunan.
Salah satu buktinya terlihat di SDN Karawang Kulon III, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sekolah dasar ini menerima dana revitalisasi sebesar Rp1,1 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dana tersebut digunakan untuk membangun dua ruang kelas baru, dua toilet, satu ruang UKS, serta merenovasi dua ruang kelas yang mengalami kerusakan ringan.
Dampak program ini bukan hanya terasa di lingkungan sekolah, tapi juga langsung menyentuh kehidupan warga sekitar. Salah satunya Saiful Anam (45), warga Poponcol Kidul, yang kembali mendapatkan pekerjaan setelah tujuh bulan menganggur. Ia kini menjadi salah satu pekerja di proyek revitalisasi SDN Karawang Kulon III.
“Alhamdulillah, sangat membantu ekonomi saya. Pendapatannya bisa untuk anak dan keluarga,” ujar Saiful penuh syukur, Selasa (21/10/2025).
Saiful bercerita, awalnya ia memberanikan diri mendatangi mandor proyek untuk menanyakan apakah masih ada lowongan bagi warga sekitar. Beruntung, proyek saat itu memang sedang membutuhkan tambahan tenaga.
“Saya tanya, ‘Pak, ada tambahan orang lagi nggak?’ Eh, ternyata ada. Senang banget waktu itu,” kenangnya.
Kini, dengan penghasilan yang kembali stabil, Saiful bisa memenuhi kebutuhan istri dan dua anaknya. Ia berharap program revitalisasi sekolah terus diperluas ke berbagai wilayah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat serupa.
“Mudah-mudahan bukan cuma di Karawang, tapi di seluruh Indonesia. Kalau boleh, yang belum kebagian disegerakanlah, Pak Presiden,” harapnya.
Program revitalisasi sekolah di bawah pemerintahan Prabowo dinilai tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan baru bagi masyarakat di sekitar proyek, menghadirkan manfaat ganda bagi bangsa.

