HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan puas dan percaya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hasil survei nasional yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik” menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden berada di level sangat tinggi, diikuti dengan persepsi positif terhadap kinerja ekonomi dan efektivitas kabinet.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menyebut hasil tersebut sebagai bukti bahwa kepemimpinan Prabowo dinilai publik kuat, stabil, dan berpihak pada rakyat kecil.
“Publik melihat Presiden Prabowo sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan konsisten dalam menjalankan program prioritas. Tingkat kepercayaan di atas 80 persen adalah indikator kuat stabilitas politik dan sosial,” ujar Dedi Kurnia Syah dalam Rilis Survei dan Diskusi Media di Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

Selain kepercayaan terhadap Presiden, survei IPO juga mencatat penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah. 73 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional baik dan cukup baik, sementara 85 persen menilai ekonomi pedesaan membaik dibanding tahun sebelumnya.
Publik menilai sejumlah program utama pemerintah, seperti Dana Desa, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis, berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Program-program tersebut disebut berhasil memperkuat kemandirian ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat.
Dedi menambahkan, keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial menjadi faktor yang memperkuat kepuasan publik terhadap Presiden.
“Publik tidak sekadar puas karena figur kepemimpinan, tetapi karena hasil kebijakan yang nyata. Program makan bergizi dan dana desa dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.
Kabinet Merah Putih Dinilai Efektif
Tingkat kepuasan publik juga meluas ke kinerja kabinet. Sebanyak 61 persen responden menilai Kabinet Merah Putih bekerja baik dan efektif, dan 27 persen menilai cukup efektif.
Publik mengaitkan efektivitas kabinet dengan kepemimpinan langsung Presiden Prabowo dalam mengarahkan para menteri serta komposisi kabinet yang dinilai profesional dan loyal.


