Gebrakan Ekonomi Satu Tahun Prabowo Gibran : Dari MBG Hingga Reshuffle Kabinet


Oleh : Ronalds Petrus Gerson

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Memasuki usia satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berbagai peristiwa besar mewarnai perjalanan ekonomi nasional.

Dalam kurun waktu tersebut, sejumlah kebijakan monumental lahir — mulai dari program sosial berskala masif hingga restrukturisasi lembaga ekonomi strategis.

1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu ikon utama pemerintahan Prabowo-Gibran. Diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini diawali dengan 937 dapur di seluruh Indonesia dan menargetkan anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Seiring berjalannya waktu, jumlah penerima manfaat melonjak drastis hingga mencapai 82,9 juta orang, dengan dukungan 30 ribu dapur umum di berbagai daerah. Anggarannya pun membengkak menjadi Rp 71 triliun, disertai dana siaga Rp 100 triliun. Meski begitu, Rp 70 triliun dari anggaran tersebut dilaporkan tidak terserap, dan dikembalikan ke pemerintah pusat.

2. Efisiensi Anggaran Rp 306 Triliun

Salah satu langkah mengejutkan lainnya adalah keputusan Presiden Prabowo untuk melakukan efisiensi belanja negara hingga Rp 306,69 triliun. Kebijakan ini diatur dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025, dengan rincian Rp 256 triliun dari belanja Kementerian/Lembaga dan Rp 50,59 triliun dari transfer ke daerah.

Instruksi tersebut juga diikuti dengan surat edaran dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang mengatur pos-pos penghematan untuk seluruh instansi, termasuk Polri, Kejaksaan, dan lembaga negara lainnya.

3. Lahirnya Badan Pengelola Investasi Danantara

Pada 24 Februari 2025, pemerintahan Prabowo-Gibran resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Lembaga ini ditugaskan untuk mengelola aset senilai US$ 980 miliar (sekitar Rp 15.978 triliun) dan mengoptimalkan dividen serta investasi BUMN.

Sejalan dengan itu, pemerintah menurunkan status Kementerian BUMN menjadi Badan Pengelolaan BUMN, sebagaimana disetujui DPR melalui perubahan UU Nomor 19 Tahun 2003.

4. Koperasi Desa Merah Putih: Ekonomi Rakyat Bangkit

Pada 21 Juli 2025, Presiden Prabowo meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sebanyak 80 ribu koperasi di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota berpartisipasi dalam peluncuran ini.

Koperasi Merah Putih berfungsi sebagai pusat layanan ekonomi rakyat di tingkat desa, dengan unit lengkap seperti gerai sembako, klinik, simpan pinjam, serta penyalur bantuan pemerintah seperti PKH, gas, dan pupuk bersubsidi.

5. Reshuffle Kabinet: Sri Mulyani Lengser

Tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran juga diwarnai perombakan besar kabinet. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada 8 Oktober 2025.

Selain itu, Budi Arie Setiadi dicopot dari jabatan Menteri Koperasi dan digantikan Ferry Juliantono, sedangkan Erick Thohir bergeser menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Langkah reshuffle ini menandai arah baru pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mengonsolidasikan kekuatan ekonomi dan birokrasi negara.

Tampilan Utama