Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026

Ojol dan Polri Kerja Sama : Bukan Barang Baru !

41 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Serikat Pekerja Pengemudi Online Bersatu (SPPOB), Achmad Sapi’i alias Bang Kemed mengatakan bahwa kerja sama antara driver ojek online (ojol) dengan Kepolisian bukan barang baru. Melainkan dua entitas tersebut sudah saling bekerja sama sejak lama dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan dalam kaitan tertib lalu lintas di jalanan.

“Jauh sebelum ada peristiwa Agustus itu, kita memang sering berkolaborasi dengan pihak kepolisian dalam rangka tertib lalu lintas, dalam rangka tertib kamtibmas, dan segala macam,” kata Bang Kemed saat podcast di KOMA.ID, seperti dikutip Jumat (17/10/2025).

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa baik ojol dalam hal komunitas maupun individu dengan aparat Kepolisian memang sudah berkawan dan bekerja sama sejak lama dalam menciptakan kondusifitas di lingkungan masyarakat.

“Bukan barang baru lah (kerja sama ojol dengan Polri),” tegasnya.

- Advertisement -

Bang Kemed menerangkan jika kerja sama yang dibangun bersama Polri bisa dilakukan dalam berbagai hal, mulai dari dialog dan diskusi bersama terkait dengan sosialisasi ketertiban dalam berkendara di jalanan, sosialisasi program kemasyarakatan Polri, bahkan saling bertukar informasi terkait dengan keamanan, kenyamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

“Kampanye-kampanye tentang kamtibmas, tentang tertib lalu lintas gitu. Kan kita juga sering diajak diskusi sama mereka, kemudian kita juga diminta tolong untuk bagaimana memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya berlalu lintas gitu loh, kemudian pentingnya menjaga Kamtibmas,” jelas Bang Kemed.

Oleh sebab itu, kerja sama antara ojol dan Polri jelas bukan barang baru yang saat ini ramai dicibir banyak kalangan. Sebab selama ini, dirinya bersama dengan mitra driver ojek online memang sering bekerja sama dan saling melengkapi satu sama dengan institusi Kepolisian.

“Polri merangkul teman-teman, jadi memang sejak awal gitu mereka sangat apresiasi lah, ketika teman-teman ingin melakukan aksi-aksi turun ke jalan pun komunikasi kita sangat bagus lah. Artinya Polri benar-benar memberikan pengamanan supaya memang aksi-aksi kita tidak disusupi,” tuturnya.

“Begitupun sebaliknya, ketika Polri ada giat-giat yang melibatkan masyarakat, kita juga dilibatkan. Contoh pada saat Covid kemarin tuh kita juga dilibatkan sebagai salah satu relawan lah,” sambung Bang Kemed.

Bagi dirinya, Polri dan ojol memang bisa saling membutuhkan dan mengisi kekurangan masing-masing, salah satunya soal informasi. Bahkan kata Bang Kemed, banyak kasus kejahatan, kriminalitas dan antisipasi gangguan kamtibmas cepat ditanggapi oleh Polri karena ada laporan dari mitra ojol tersebut.

Hal ini karena jangkauan dan waktu yang dimiliki oleh para driver ojek online yang nyaris 24 jam non stop. Sehingga seluruh informasi ancaman dan gangguan kamtibas dapat dijangkau mereka.

“Mereka (ojol) juga punya handphone kan, ada kamera. Sehingga kalau terjadi apa-apa kan katakanlah mereka tidak berani mengambil tindakan, tapi kan dengan mengambil gambar kan paling tidak bisa meringankan beban Polri dalam mengungkap kejahatan, mengungkap kriminalitas, kan seperti itu,” tandas Bang Kemed.

“Kan banyak juga kejahatan-kejahatan itu yang justru terungkap karena adanya peran teman-teman dari ojol gitu. Ya makanya kan maksudnya sampai kampung kami mobilitasnya, sangat luar biasa baik dari segi waktu dari segi jangkauan gitu, kan teman-teman ke mana-mana,” lanjutnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
41 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru