HOLOPIS.COM, JAKARTA – Atlet Kejuaraan Dunia Senam Artistik atau World Gymnastics Chamionship asal Israel hanya bisa curhat di media sosial, setelah Indonesia menolak visa para atlet Israel dan menghancurkan mimpi mereka untuk ikut berkompetisi. Atlet bernama Artem Dolgopyat, ia hanya bisa terkejut dan sedih dengan keputusan itu, apalagi ia tidak bisa mewakili Israel.
“Saya terkejut dan sangat sedih dengan keputusan itu, dan terutama bahwa saya tidak akan diberi kesempatan untuk mewakili negara saya dengan kehormatan,” kata Artem, dikutip Holopis.com, Kamis (15/10).
Namun komentar Artem mengundang pro dan kontra di kolom komentar dari para netizen. Beberapa orang memberikan dukungan kepada Artem, namun tak sedikit pula yang mendukung keputusan beberapa pihak, termasuk Indonesia, untuk menolak visa para atlet Israel.
“Mereka baru menyadari bahwa satu-satunya yang membuat anda kalah adalah mencegah kamu dan selruh tim untuk berpartisipasi,” kata @sophjuk.
“Keputusan yang aneh,” kata @hilaolyan.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, enam delegasi dari Israel tak bisa ke Tanah Air setelah Indonesia menolak visa para atlet. Keputusan RI yang didukung oleh Federasi Senam Internasional ini diambil untuk menunjukkan sikap Indonesia yang menentang Israel dalam perang Gaza. Meskipun Israel marah dan mengadukan Indonesia ke Pengadilan Arbitrase Olahraga, usaha mereka pun ditolak dan Indonesia tetap dibiarkan menolak visa mereka.
Sementara itu, Menpora Erick Thohit mengapresiasi langkah Indonesia yang telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
“Kami mengapresiasi keputusan NOC Indonesia, PB Persani dan FIG dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan Kejuaraan Dunia Gymnastics tetap dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujar Menteri Erick Thohir.

