Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Presiden Prabowo Bicara Soal Program Desa Nelayan di Forbes Global CEO Conference 2025, Begini

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forbes Global CEO Conference 2025, di Hotel The St. Regis, Jakarta, pada Rabu (15/10). Salah satu yang menjadi pembahasan pun adalah terkait kesejahteraan nelayan, dimana Program Desa Nelayan pun jadi hal yang dibahas.

Perlu diketahui bersama, pemerintah Indonesia terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui peluncuran program Desa Nelayan yang merupakan inisiatif besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan memanfaatkan potensi laut nasional secara berkelanjutan. Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan solusi nyata bagi pemberdayaan komunitas nelayan di seluruh Tanah Air.

- Advertisement -

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tentang belum adanya program peningkatan kesejahteraan nelayan yang efektif. “Jadi pada dasarnya, dalam 80 tahun sejarah Indonesia, belum ada program yang benar-benar efektif untuk memberdayakan komunitas nelayan kami. Dan inilah yang sedang kami coba lakukan,” ujar Presiden Prabowo, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Kepala Negara menjelaskan bahwa program Desa Nelayan dimulai dengan proyek percontohan yang digagas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan. Salah satu model yang dikembangkan disebut Fishing Village Project yaitu desa dengan sekitar 2.000 nelayan yang direorganisasi dan difasilitasi dengan infrastruktur memadai.

- Advertisement -

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah membangun dermaga sederhana, menyediakan fasilitas produksi es, cold storage, serta panel surya untuk kebutuhan energi. Selain itu, disiapkan pula klinik bersih dan sekolah yang layak bagi keluarga nelayan.

“Dan kami menemukan dari kesaksian mereka, setelah satu setengah hingga dua tahun, pendapatan mereka meningkat hingga 100%. Itu luar biasa. Saya sendiri sangat terkejut. Saya pikir mungkin 40%, 50%, tapi ternyata meningkat 100% dan semua itu hanya karena hal-hal dasar seperti es, dan tentu saja fasilitas untuk pelelangan ikan,” imbuh Presiden.

Dengan tersedianya fasilitas pelelangan, ikan segar dari desa nelayan kini dapat dijual langsung dengan harga lebih baik, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemerintah berencana mereplikasi model Desa Nelayan ini secara nasional. Tahun 2025, program tersebut telah membangun 65 desa, dan ditargetkan hingga akhir tahun 2026 akan mencapai 1.000 desa nelayan di seluruh Indonesia.

“Dan targetnya adalah pada akhir tahun 2026, kami akan membangun setidaknya 1.000 desa seperti ini di seluruh Indonesia. Seribu desa berarti akan memberdayakan dua juta nelayan. Dua juta nelayan dengan istri mereka dan mungkin dua anak, itu berarti delapan juta orang Indonesia,” tutur Kepala Negara.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru