Kemenbud dan Jepara Bersinergi Siapkan Pameran Akbar Ukiran Lintas Zaman

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan RI dan Kabupaten Jepara siap mengatrol status ukiran khas Jepara, yang selama ini dicap kerajinan, menjadi karya seni rupa bernilai tinggi.

Pertemuan antara Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menghasilkan sinyal positif untuk menggelar pameran ukir Jepara di Galeri Nasional Indonesia pada tahun 2026.

Bupati Witiarso Utomo mengungkapkan ambisi Jepara untuk mengangkat karya para maestro ukir ke level yang lebih serius. “Kami berharap kolaborasi ini bisa menjadi momentum untuk mengangkat kembali ukiran Jepara ke level seni rupa, bukan hanya dipandang sebagai kerajinan,” tegasnya.

Rencana pameran ini tidak main-main. Ia akan menampilkan karya ukir lintas generasi klasik, kontemporer, hingga modern dan diperkaya dengan narasi sejarah kuat dua pahlawan nasional asal Jepara yaitu Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini.

Tim Jepara bahkan sudah mengamankan ‘harta karun’ sejarah. Mereka berhasil meminjam artefak asli dari Museum Sonobudoyo dan Museum Ranggawarsita, termasuk peninggalan R.A. Kartini dan panel ukiran Mantingan dari era Ratu Kalinyamat. Ini menjadikan pameran bukan hanya tentang seni ukir, tetapi juga sebuah retrospeksi sejarah budaya yang kaya.

Menteri Fadli Zon menyambut baik ide ini, namun menekankan perlunya pendekatan kuratorial yang ketat agar ukiran Jepara dapat bersaing di ranah seni rupa modern. “Saya sependapat, harusnya pada bagian-bagian tertentu pada ukiran, ada yang menjadi artwork,” ujarnya.

- Advertisement -

Tak berhenti di ukiran, diskusi meluas ke potensi film biopik Ratu Kalinyamat. Menbud Fadli Zon menginformasikan bahwa Kementerian Kebudayaan sedang membuka lomba penulisan skenario film sejarah, dalam upaya membangun bank naskah nasional untuk mendorong film tokoh-tokoh nasional.

Sebagai penutup yang membanggakan, Menteri Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa Museum Kartini di Jepara menjadi salah satu kandidat kuat penerima Anugerah Museum dan akan diumumkan pada 21 Oktober. Selain itu, ada rencana ambisius: ‘joint nomination’ ukiran Jepara dengan Bosnia untuk pengakuan internasional.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, dan jajaran Staf Ahli Kementerian, menandakan keseriusan pemerintah dalam memajukan ukiran Jepara dari produk industri massal menjadi warisan seni yang diakui global.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Dede Suhadi
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU