HOLOPIS.COM, JAKARTA – Operasi bantuan di Gaza ditingkatkan sejak gencatan senjata, kata badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (14/10), seraya menyebut pembatasan baru Israel terhadap truk yang masuk ke Jalur Gaza.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyatakan bahwa otoritas Israel mengizinkan 817 truk bantuan masuk ke Gaza pada Minggu (12/10). OCHA belum memiliki angka pasti untuk Senin (13/10), dan tidak ada pengiriman yang dilakukan pada Selasa. Namun, OCHA menyatakan masih ada sejumlah truk bantuan dari Senin yang belum diberangkatkan dari titik-titik perlintasan untuk didistribusikan di Gaza, yang jumlahnya tidak disebutkan.
Juru Bicara OCHA Olga Cherevko, menyebut pernyataan Israel yang menyatakan akan membatasi jumlah truk bantuan yang memasuki Jalur Gaza menjadi 300 setiap hari karena keterlambatan Hamas dalam penyerahan jasad para sandera yang meninggal.
“Kami telah menerima komunikasi penting ini dari otoritas Israel, dan tentu saja, kami terus mendorong para pihak untuk mematuhi kesepakatan yang telah ditetapkan dalam kesepakatan gencatan senjata,” ujar Cherevko dalam sebuah taklimat via video dari Gaza, dikutip Holopis.com, Rabu (15/10).
Ia pun berharap agar jasad para sanfera terus diserahkan seiring dengan gencatan senjata yang masih berlanjut.
“Kami tentu sangat berharap jasad para sandera diserahkan dan gencatan senjata terus dilaksanakan,” lanjutnya.
OCHA mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan para mitranya untuk menilai kebutuhan masyarakat di daerah-daerah yang sebelumnya sulit diakses. Tim OCHA pada Selasa mengunjungi lingkungan permukiman Al Kateeba di Khan Younis, salah satu daerah yang sulit diakses tersebut.
Tim itu melaporkan kerusakan parah, dengan begitu banyak puing terlihat di seluruh lingkungan permukiman tersebut. Para mitra mulai membersihkan jalan-jalan utama untuk memudahkan pergerakan dan akses kemanusiaan di daerah itu.
Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa dalam waktu 24 jam setelah gencatan senjata, tim medis darurat dikerahkan ke Rumah Sakit Al Ahli di Gaza City, dan delapan truk yang membawa pasokan medis, termasuk insulin, perlengkapan laboratorium, dan obat-obatan penting, memasuki jalur tersebut.
OCHA mengatakan sebuah panel surya untuk unit desalinasi di Deir al-Balah telah dipasang bersama perangkat keras telekomunikasi baru guna meningkatkan konektivitas bagi warga terdampak dan operasi kemanusiaan. Upaya pembersihan puing-puing dari jalan, terutama yang menuju titik perlintasan, juga sedang dilakukan.

