HOLOPIS.COM, KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, menghadiri kegiatan Sekolah Tani Karawang yang mengusung tema “Hijaukan Daun: Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya”. Acara ini digelar di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, pada Selasa (14/10) dan diikuti oleh para pemuda tani serta berbagai pihak terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, Bendahara DPC PTI Karawang Hendra Wijaya, Sekretaris DPC PTI Karawang Rafly Alief Lazuardi, Ketua KNPI Karawang Faisal Muhammad, serta perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang, Kodim, Polres Karawang, dan kalangan pemuda tani.
Dalam kesempatan tersebut, H. Endang Sodikin menjadi narasumber utama. Ia memberikan motivasi sekaligus arahan kepada para peserta agar terus mengembangkan potensi besar sektor pertanian di Karawang.
“Petani Kabupaten Karawang harus bisa lebih maju dari daerah lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang luas, sekitar 20 persen lebih banyak dibandingkan wilayah lain di Jawa Barat. Saya sangat mengapresiasi PTI Karawang atas kegiatan ini. Semoga menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar H. Endang, seperti dikutip Holopis.com.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Sekolah Tani merupakan salah satu program dari organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) yang berada di bawah binaan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Melalui program ini, para pemuda tani diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan kepada petani yang masih berpikir dengan paradigma lama. Selain itu, sektor pertambakan juga harus digarap serius. Dengan ribuan hektare tambak di Karawang, kolaborasi dengan pemuda tani bisa menghasilkan produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” tambahnya.
H. Endang juga mengungkapkan, produksi pertanian Karawang saat ini telah mencapai 1,4 juta ton per tahun. Dengan dukungan pemuda tani dan sinergi bersama Dinas Pertanian, angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi 1,6 hingga 1,8 juta ton per tahun.
“Kuncinya ada pada ilmu dan inovasi. Dengan semangat pemuda tani yang kreatif dan kolaboratif, saya yakin Karawang bisa menjadi pusat pertanian unggulan di Jawa Barat,” pungkasnya.
Kegiatan Sekolah Tani Karawang menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memperkuat sinergi, menumbuhkan inovasi, dan membangun masa depan pertanian Karawang yang lebih maju, berkelanjutan, serta berdaya saing tinggi.


