Karawang Gelar Pilkades Digital Perdana Akhir 2025, Sembilan Desa Jadi Percontohan

42 Shares

HOLOPIS.COM, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis digital perdana pada akhir Desember 2025. Sebanyak sembilan desa ditetapkan sebagai lokasi uji coba sistem pemilihan berbasis teknologi tersebut.

Kesembilan desa itu meliputi Desa Jatisari di Kecamatan Jatisari, Sarimulya dan Cikampek Utara di Kecamatan Kotabaru, Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat, Tanjungmekar di Kecamatan Pakisjaya, Balongsari di Kecamatan Rawamerta, Payungsari di Kecamatan Pedes, Cikampek Selatan di Kecamatan Cikampek, serta Cadaskertajaya di Kecamatan Telagasari.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Muhamad Syaefulloh, menjelaskan bahwa Pilkades tahun ini akan menggunakan sistem hybrid, yaitu perpaduan antara mekanisme manual dan digital.

“Kita upayakan sembilan desa itu seluruhnya menggunakan sistem elektronik. Ini sekaligus uji coba, meski sifatnya masih semi-digital, belum sepenuhnya online,” ujar Syaefulloh, seperti dikutip Holopis.com, Rabu (15/10).

- Advertisement -

Ia menegaskan, penerapan sistem digital penuh belum dapat dilakukan karena regulasi masih mewajibkan pemilih hadir langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kalau disebut digital, banyak yang membayangkan bisa memilih dari rumah lewat ponsel. Tapi aturan belum memungkinkan itu. Pemilih tetap harus datang ke TPS,” jelasnya.

Dalam mekanisme Pilkades digital ini, DPMD tetap menggunakan undangan fisik yang dilengkapi barcode sebagai alat verifikasi di TPS. Barcode tersebut akan dipindai untuk menggantikan surat suara berbasis kertas.

“Pemilih datang membawa undangan fisik yang ada barcode-nya. Setelah dipindai, pilihan calon kepala desa akan muncul di layar. Jadi tidak lagi mencoblos kertas,” terang Syaefulloh.

Ia menambahkan, sistem digital penuh belum diterapkan karena menyesuaikan dengan kondisi masyarakat, terutama pemilih lanjut usia yang belum seluruhnya memiliki perangkat elektronik.

“Saya ingin sistem ini nantinya bisa full digital, tapi harus bertahap. Kita juga harus memastikan semua masyarakat siap,” katanya.

Sebagai langkah persiapan, DPMD Karawang telah melakukan sosialisasi sejak Juli hingga Agustus 2025, baik melalui tatap muka dengan perangkat desa maupun media sosial.

Berdasarkan hasil survei, sekitar 55,9 persen masyarakat mendukung Pilkades digital karena dinilai lebih praktis, efisien, dan mempercepat proses penghitungan suara.

“Harapannya, pelaksanaan Pilkades digital nanti berjalan tepat waktu, aman, dan lancar. Ini menjadi langkah awal menuju digitalisasi pemerintahan desa di Karawang,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
42 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis