HOLOPIS.COM, JAKARTA – Diabetes bukan penyakit yang datang tiba-tiba. Sebagian besar kasus terjadi karena kombinasi antara faktor genetik dan gaya hidup yang tidak sehat. Masalahnya, banyak orang baru menyadari setelah kadar gula darahnya tinggi dan tubuh mulai menunjukkan gejala. Karena itu, penting bagi Sobat Holopis untuk mengenali penyebab diabetes sejak dini agar bisa mencegahnya dengan lebih baik.
Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup modern membuat banyak orang menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar dibanding bergerak. Padahal, kurang aktivitas fisik bisa menurunkan kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah. Akibatnya, kadar gula bisa meningkat dan risiko diabetes tipe 2 pun bertambah. Cobalah bergerak sedikit setiap jam, berjalan kaki, atau melakukan peregangan ringan di sela-sela kesibukan.
Pola Makan Tinggi Gula dan Lemak
Terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji, minuman manis, atau camilan tinggi karbohidrat dapat membebani pankreas yang memproduksi insulin. Jika dilakukan terus-menerus, tubuh menjadi resisten terhadap insulin dan kadar gula darah sulit dikontrol. Sobat Holopis bisa mulai mengurangi asupan gula dengan mengganti minuman manis menjadi air putih atau infused water, serta memperbanyak sayuran segar dan protein seimbang.
Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga
Jika salah satu anggota keluarga memiliki diabetes, risiko untuk mengalaminya juga meningkat. Namun, faktor keturunan bukan satu-satunya penyebab. Gaya hidup sehat tetap bisa menekan risikonya secara signifikan. Dengan menjaga berat badan ideal, rutin olahraga, dan makan teratur, Sobat Holopis tetap bisa hidup sehat meski punya riwayat keluarga penderita diabetes.
Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Kelebihan berat badan menjadi salah satu pemicu utama diabetes tipe 2. Lemak yang menumpuk, terutama di area perut, membuat sel-sel tubuh lebih sulit merespons insulin. Akibatnya, gula menumpuk dalam darah. Untuk mencegahnya, coba jaga pola makan dan bergerak setiap hari, meskipun hanya jalan kaki 20–30 menit.
Stres dan Kurang Tidur
Stres kronis bisa memengaruhi keseimbangan hormon dan meningkatkan kadar gula darah. Begitu juga dengan kurang tidur, yang membuat tubuh lebih sulit memproses glukosa dengan baik. Karena itu, penting untuk memberi tubuh waktu istirahat dan melakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca, berdoa, atau mendengarkan musik sebelum tidur.
Mencegah diabetes bukan soal diet ketat, tapi tentang memahami tubuh dan menjaga keseimbangan hidup. Dengan mengenali penyebabnya, Sobat Holopis bisa mulai melakukan perubahan kecil setiap hari untuk hidup lebih sehat dan terhindar dari risiko diabetes di masa depan.


