Timnas Indonesia jadi tim juru kunci Grup B dengan nol poin akibat dua kekalahan beruntun, yakni 2-3 atas Arab Saudi dan 1-0 tanpa balas kontra Irak.
Hasil itu tentu tak sesuai harapan, terutama ketika Timnas Indonesia melawan Arab Saudi pada laga perdana Grup B, dimana Skuad Garuda digadang-gadang bisa mengatasinya, tapi ternyata kalah.
Padahal, Timnas Indonesia menatap laga itu dengan pede, yakni bermodalkan sekali imbang dan sekali kemenangan atas Arab Saudi saat eranya kepelatihan Shin Tae-yong di Babak 3 sebelum ini.
Lalu harapan muncul pada laga pamungkas kontra Irak, tapi ternyata belum juga bisa berbicara banyak, hingga akhirnya gugur dan mimpi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 sirnah.
Kritik hingga tagar Kluivert Out pun mencuat di muka publik, hal itu tercetus atas kekecewaan sebagian masyarakat Indonesia atas kepelatihan Kluivert.
Patrick Kluivert memang mengaku bertanggung jawab dalam pernyataan barunya, namun publik juga sedianya menanti permintaan maaf darinya.
Lantas, apakah nasib Patrick Kluivert kini di ujung tanduk? Atau PSSI tetap mempertahankannya?


