Israel Masih Bunuh 6 Warga Gaza Setelah Resmi Gencatan Senjata

22 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Israel pada Selasa 14 Oktober 2025 mengatakan bahwa pasukannya telah menembaki warga Palestina yang mendekati pasukan mereka di Jalur Gaza Utara, sementara pejabat kesehatan setempat di daerah itu mengatakan setidaknya enam orang tewas dalam insiden tersebut.

Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa sejumlah orang yang dicurigai terlihat melintasi garis kuning, yang menandai wilayah-wilayah yang dikuasai Israel di bawah kesepakatan gencatan senjata, dan mendekati pasukan, dalam apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap perjanjian tersebut.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Berbagai upaya dilakukan untuk menghalau orang-orang tersebut. Para tersangka tidak mematuhinya dan terus mendekati pasukan, yang kemudian melepaskan tembakan untuk menghilangkan ancaman tersebut,” kata pihak militer, dikutip Holopis.com, Selasa (14/10).

Otoritas kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya enam warga Palestina tewas akibat tembakan Israel dalam dua insiden terpisah. Lima di antaranya tewas di lingkungan Shuja’iyya di Gaza City. Para saksi mata dan warga mengatakan bahwa kelompok itu sedang memeriksa rumah mereka setelah gencatan senjata ketika sebuah drone Israel menembakkan misil.

- Advertisement -

Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebut pembunuhan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata. Dalam sebuah pernyataan, dirinya menyerukan kepada berbagai pihak untuk memantau perilaku penjajah dan tidak membiarkan mereka menghindari komitmennya di hadapan para mediator untuk mengakhiri perang.

Sebagai informasi, gencatan senjata, yang mulai berlaku pada Jumat (10/10), dicapai menyusul negosiasi intensif selama berhari-hari di Mesir sebagai bagian dari kesepahaman yang lebih luas yang mencakup pertukaran tawanan dan pengaturan untuk membuka kembali perlintasan perbatasan serta memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Di bawah perjanjian itu, tentara Israel akan menghentikan pertempuran dan menarik diri dari Jalur Gaza. Pada saat bersamaan, Hamas akan membebaskan semua tahanan yang tersisa dengan imbalan Israel membebaskan lebih dari 2.000 tahanan Palestina.

Sementara itu, menurut Pertahanan Sipil Gaza, lebih dari 250 jenazah telah ditemukan sejak gencatan senjata diberlakukan, dan beberapa di antaranya ditemukan di jalanan.

Tim-tim pertahanan tersebut melaporkan kesulitan yang luar biasa dalam menjangkau banyak daerah akibat kekurangan yang signifikan akan alat berat. Lebih dari 10.000 orang diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan yang ditinggalkan selama lebih dari dua tahun pengeboman Israel tanpa henti.

Menurut Pertahanan Sipil Gaza, sisa-sisa perang dan persenjataan yang belum meledak masih tersebar di seluruh daerah kantong tersebut, sehingga menjadi ancaman bagi warga sipil.

Perang Israel di Gaza telah menyebabkan kelaparan dan menyebabkan daerah kantong itu hancur, dengan setidaknya 67.869 orang tewas akibat tembakan Israel, menurut otoritas kesehatan Gaza.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
22 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis