HOLOPIS.COM, JAKARTA – Museum Nasional Indonesia hari ini menjadi saksi penyerahan artefak bersejarah yang tak biasa, membuktikan bahwa Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyimpan rahasia geologis dan prasejarah yang luar biasa.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia, Fadli Zon, menerima langsung kunjungan rombongan dari Kabupaten Nganjuk, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Disporabudpar Gunawan Widagdo, serta ditemani oleh aktris ternama Marcella dan Olivia Zalianty. Bukan sekadar pertemuan birokratis, rombongan ini membawa ‘harta karun’ yang membuat banyak pihak terbelalak.
Puncak penyerahan adalah hadirnya dua batu berlian meteorit jenis lonsdaleite yang langka. Batu ini merupakan temuan unik masyarakat dari wilayah Hutan Tritik Nganjuk, yang kini tengah dikaji oleh Badan Geologi Nasional. Penemuan benda dari luar angkasa ini disandingkan dengan temuan dari dalam bumi yang sama kunonya.
Gunawan Widagdo menjelaskan bahwa wilayah utara Nganjuk adalah tambang arkeologis. Mereka menyerahkan fosil gajah purba Stegodon, peralatan batu peninggalan manusia prasejarah, hingga fosil pohon kemenyan putih yang berusia ribuan tahun.
“Temuan-temuan ini menjadi bukti bahwa wilayah kami menyimpan warisan sejarah penting yang perlu dijaga bersama. Dari jejak peradaban kuno hingga harta karun kosmik, Nganjuk memiliki semuanya,” ujar Gunawan.
Selain artefak prasejarah dan geologis, rombongan Nganjuk juga menyerahkan dua warangka keris, produk dupa dari kemenyan putih, serta wayang timplong bergambar tokoh sakral Dewi Sekartaji, menunjukkan perpaduan antara budaya dan kekayaan alam lokal.
Di hadapan Menbud Fadli Zon, Disporabudpar Nganjuk memaparkan ambisi besarnya. Pemerintah Kabupaten Nganjuk berencana mengembangkan Museum Prasejarah Desa Tritik sebagai museum khusus yang berfokus pada narasi geologis dan prasejarah, bekerja sama dengan Badan Geologi.
Selain Tritik, Museum Anjuk Ladang yang koleksinya kian memadai juga direncanakan untuk direlokasi ke kawasan LKS Candi Lor. Pemindahan ini dilakukan demi pengembangan museum yang lebih luas, dengan target peningkatan status dari museum umum menjadi museum tipe A standar tertinggi di Indonesia.
Menbud Fadli Zon menyambut hangat inisiatif ini serta memuji semangat masyarakat Nganjuk dalam melestarikan warisan leluhur. Serta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia.
“Saya mengapresiasi semangat masyarakat Nganjuk. Temuan-temuan ini sangat berharga, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga bagi pemahaman kita tentang sejarah peradaban Nusantara,” tegas Menbud Fadli.
Kementerian Kebudayaan berkomitmen menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui kajian teknis, registrasi, serta pelindungan artefak secara ilmiah, demi memastikan “harta karun” dari Nganjuk ini dapat dinikmati dan dipelajari oleh seluruh masyarakat Indonesia.

