Burhanuddin Muhtadi Anggap Pertemuan Prabowo-Jokowi Bantah Hubungan Retak

29 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Founder Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi meyakini bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Sabtu siang kemarin memiliki tujuan penting, dan tak sekadar membahas masalah kebangsaan.

“Saya kira tidak mungkin bicara hanya sekedar aspek normatif kebangsaan, pasti ada pembicaraan berkaitan dengan politik praktis, sesuatu hal yang mudah sekali kita tebak,” kata Burhanuddin, Minggu (6/10/2025).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Namun demikian, ia tak memberikan pendapat terlalu jauh tentang konten pembahasan sebenarnya antar dua tokoh negara tersebut. Sebab jika melihat dari sisi luar, pertemuan itu menunjukkan sisi persahabatan yang baik antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang pernah menjadi kolega di Kabinet Indonesia Maju.

Burhanuddin Muhtadi pun memiliki dua aspek pandangan terhadap pertemuan makan siang antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut.

- Advertisement -

Pertama adalah bantahan jika hubungan antara Prabowo dan Jokowi retak seperti yang dibicarakan oleh sejumlah kalangan belakangan ini. Mulai dari polemik tudingan ijazah palsu Jokowi, hingga berkaitan dengan isu pemakzulan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden di Kabinet Merah Putih.

“Isu bahwa hubungan keduanya memburuk, bahwa terjadi de-Jokowi-sasi, itu dengan pertemuan kedua tokoh tadi itu sedikit terbantah, minimal sampai hari ini,” ujarnya.

Jika hubungan Prabowo dan Jokowi retak, maka tidak mungkin pertemuan keduanya terjadi. Setidaknya, Prabowo sebagai Presiden akan menolak pertemuan tersebut.

“Bisa saja inisiatif pertemuan datang dari Pak Jokowi. Tetapi kalau betul hubungan keduanya memburuk, sudah pasti inisiatif itu akan ditolak oleh Pak Prabowo, dan ternyata tidak,” terangnya.

Oleh sebab itu, Burhanuddin Muhtadi berkeyakinan bahwa antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo, jelas masih terjalin hubungan emosional yang sangat baik.

“Jadi ini membuktikan keduanya masih menjalin hubungan yang baik dengan segala riuh rendahnya, entah itu itu terkait dengan isu reshuffle orang pak Jokowi, entah itu isu dengan pemakzulan Mas Gibran, faktanya keduanya masih bertemu,” sambung Burhan.

Pandangan yang kedua adalah, baik Prabowo dan Jokowi memiliki pandangan dan harapan yang sama soal pembangunan nasional. Pun demikian, Prabowo dinilai memiliki pola pemerintahannya sendiri yang mungkin berbeda dengan era Jokowi, namun berbagai program baik dan strategis yang diwariskan Jokowi cenderung tetap dilanjutkan.

“Pertemuan tersebut tidak serta-merta membuat Pak Prabowo menjadi sub koordinat Pak Jokowi. Jadi bahwa ada beberapa legacy Pak Jokowi yang dilanjutkan, iya, tapi Pak Prabowo punya juga semacam program prioritas yang menjadi signature Pak Prabowo sendiri tanpa mengabaikan Pak Jokowi,” paparnya.

Walapun apakah itu juga menjadi poin penting dalam pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, Burhanuddin hanya berpendapat bahwa pertemuan yang sangat sering antar keduanya menunjukkan kedekatan tersendiri.

“Memang kita tidak tahu isi apa yang ada di dalam, tapi tidaknya ini pertemuan dua tokoh yang paling sering dibanding dengan mantan-mantan presiden yang lain,” tukas Burhanuddin.

Lebih lanjut, Guru Besar Bidang Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menegaskan, bahwa fenomena politik yang ditunjukkan Jokowi dengan Prabowo sangat menarik. Di mana Presiden dan mantan Presiden tetap bisa bertemu secara intens.

“Jadi kalau kita lihat yang dlohir, clear. Dibanding dengan para mantan presiden yang lain, pertemuan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi yang paling sering. Meskipun Pak Prabowo juga bertemu dengan Pak SBY, dengan Ibu Mega, tetapi dari sisi frekuensi pertemuan dengan Pak Jokowi yang paling sering,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
29 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis