8 Negara Arab dan Mayoritas Muslim Sambut Positif Respons Hamas untuk Gencatan Senjata

16 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sejumlah negara Timur Tengah, seperti ; Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Qatar pada Minggu 5 Oktober 2025 kemarin telah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyambut langkah-langkah Hamas menuju rencana gencatan senjata yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dalam rangka untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, Palestina.

“(Menyambut baik) langkah-langkah yang diambil oleh Hamas terkait proposal Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, membebaskan semua sandera, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, serta sesegera mungkin memulai perundingan mengenai mekanisme implementasinya,” ungkap pernyataan dari perkumpulan negara itu, dikutip Holopis.com, Senin (6/10).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Mereka juga menyambut baik pengumuman Hamas tentang kesiapan mereka untuk menyerahkan pengelolaan Gaza kepada komite administratif Palestina transisi yang terdiri dari teknokrat independen.

Pernyataan itu juga menekankan perlunya memulai perundingan sesegera mungkin untuk menyepakati mekanisme pelaksanaan proposal tersebut dan membahas seluruh aspeknya.

- Advertisement -

Sambutan Trump Juga Diterima dengan Baik

Para menlu itu juga menyambut baik seruan Trump kepada Israel untuk segera menghentikan serangan udara dan memulai implementasi kesepakatan pertukaran, menyampaikan apresiasi atas komitmennya dalam upaya mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut.

Para menlu menegaskan bahwa perkembangan-perkembangan ini merupakan peluang yang nyata untuk mencapai gencatan senjata yang berkelanjutan.

“Peluang nyata untuk mencapai gencatan senjata komprehensif dan berkelanjutan, serta mengatasi krisis kemanusiaan yang dihadapi oleh penduduk di Jalur Gaza,” lanjut pernyataan itu.

Para menlu tersebut menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk mendukung upaya implementasi proposal tersebut, mengakhiri perang di Gaza, dan mencapai kesepakatan komprehensif yang menjamin penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, mencegah pengungsian warga Palestina, dan perlindungan terhadap warga sipil.

Selain itu, mereka juga menyerukan dikembalikannya Otoritas Palestina ke Gaza, penyatuan Gaza dan Tepi Barat, penarikan penuh pasukan Israel, rekonstruksi Gaza, serta terwujudnya perdamaian yang adil berdasarkan solusi dua negara.

Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan sehari setelah Mesir pada Senin 6 Oktober 2025 mengumumkan bahwa pihaknya akan menjadi tuan rumah bagi delegasi Israel dan Hamas untuk membahas pengaturan lapangan serta rincian pertukaran sandera Israel dan tahanan Palestina sesuai dengan proposal gencatan senjata yang diajukan Trump.

Sebagai informasi, serangan militer Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina dan melukai hampir 170.000 lainnya sejak 7 Oktober 2023, serta menghancurkan infrastruktur dan menyebabkan kelaparan di wilayah tersebut, menurut pembaruan dari otoritas kesehatan Gaza.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
16 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis