Streetwear 3Second Berpadu Anime Sekuya, Lahirkan Koleksi Fesyen Lokal Bermental Global


Oleh : Dede Suhadi

BANDUNG – Jembatan antara kultur streetwear ikonis dari Bandung dengan semesta Anime Gaming yang dibuat oleh anak bangsa resmi terbentang. Merek fesyen veteran, 3Second, baru saja meluncurkan koleksi ‘Anime Gaming’ yang memadukan 15 desain pakaian khas mereka dengan karakter orisinal dari Sekuya, Intellectual Property (IP) lokal yang siap mendunia.

Peluncuran di Store 3Second Cabang Riau, Bandung, ini bukan sekadar pameran busana, melainkan showcase kekuatan ekonomi kreatif Indonesia. Saking strategisnya kolaborasi ini, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, turut hadir memberikan apresiasi tinggi.

“Ekonomi kreatif itu the new engine of growth. Potensi IP di Indonesia sudah depan mata karena banyak yang mendunia. Kolaborasi IP lokal bersama 3Second ini adalah perwujudan nyata gotong royong untuk memajukan subsektor fesyen,” ungkap Wamen Ekraf Irene, mendorong agar jenama-jenama lain meniru langkah serupa.

Kolaborasi yang meleburkan ciri khas desain anime Sekuya yang menawan pada identitas streetwear 3Second ini disebut Wamen Ekraf sebagai bentuk pengenalan resmi bagaimana industri kreatif bisa bersinergi.

Irene Umar juga membeberkan inisiatif pemerintah untuk mempermudah kolaborasi semacam ini melalui platform Ekraf Hunt. Platform digital ini dirancang bak ‘perburuan harta karun’ untuk menemukan permata tersembunyi (hidden gems) dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tujuannya IP atau produk lokal bisa lebih mudah ditemukan saat ada yang mencari. Dalam platform tersebut, ada kategorisasi yang akan mempertemukan pejuang ekraf dengan calon partner atau calon customer melalui sebuah data yang rinci,” tambahnya, menjanjikan masa depan yang lebih terstruktur bagi para kreator lokal.

Bandung, yang dikenal sebagai barometer industri kreatif dan melting pot gaya anak muda, menjadi latar sempurna bagi perpaduan ini. 3Second, yang telah menjadi jenama pilihan generasi muda sejak 2002, melihat kolaborasi ini sebagai peluang besar untuk menghargai karya bangsa.

“Kreativitas orang Indonesia itu luar biasa. Hanya saja, masyarakat perlu diajak untuk menghargai karya lokal. 3Second sangat terbuka untuk bekerja sama dengan IP-IP lokal lain supaya subsektor fesyen semakin maju,” jelas CMO 3Second, Ignatius Untung.

Sementara itu, CEO Sekuya, Joshua Budiman, menyatakan bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci bagi merek lokal untuk melompat ke pasar global. Sekuya sendiri sudah aktif sejak 2022 dan memiliki rekam jejak kolaborasi yang kuat dengan komunitas gaming besar seperti W3GG, Evos Esports, Gamecomm, dan Unipin Indonesia.

“Kolaborasi bersama 3Second dimulai dari visi yang sama dan memberi energi baru untuk memajukan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan momentum ini, bakal banyak IP-IP lokal yang melahirkan karya dengan potensi yang luar biasa dan siap go global,” tutup Joshua, optimis.

Acara peluncuran tersebut diakhiri dengan store tour dan product experience, disaksikan oleh tokoh-tokoh penting industri seperti CEO Biensi Hirman Rivano, dan CIO Infia Corp, M. Noviar Rahman, menandai dimulainya era baru di mana fashion lokal berani bermimpi untuk merajai dunia.

Tampilan Utama