JAKARTA – Kabar buruk kembali menghampiri Aprilia Racing. Jorge Martin dipastikan belum bisa kembali ke lintasan setelah mengalami cedera serius akibat kecelakaan di Tissot Sprint MotoGP Motegi, Jepang.
Martinator, julukan sang pembalap Spanyol, mengalami patah tulang selangka kanan usai insiden tersebut. Setelah segera kembali ke Barcelona, Martin menjalani operasi reduksi dan fiksasi fraktur di Rumah Sakit Universitari Dexeus yang dipimpin langsung dokter MotoGP ternama, Xavier Mir. Operasi dinyatakan sukses, namun pemulihan dipastikan akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal.
Awalnya, Aprilia Racing telah memastikan Martin absen di MotoGP Indonesia 2025 dan tidak akan digantikan pembalap lain. Kini, manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, menegaskan bahwa Martin juga belum bisa tampil di seri berikutnya, MotoGP Australia di Phillip Island.
“Ini cedera yang sangat serius. Operasinya berjalan bagus, tapi kami harus konsultasi dengan dokter mengenai pemulihan. Yang jelas, saya bisa konfirmasi bahwa Jorge tidak akan turun di Phillip Island. Kami belum tahu kapan ia bisa kembali, karena ini bukan patah tulang selangka biasa. Ada dua titik yang patah,” ujar Bonora yang dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Sabtu (4/10/2025).
Hal senada disampaikan oleh Direktur Medis MotoGP, Angel Charte. Ia menjelaskan detail operasi Martin yang melibatkan tiga fragmen tulang dengan pemasangan sekrup serta pelat penyangga untuk memastikan kestabilan. “Rehabilitasi akan segera dimulai, tapi waktu pemulihannya masih belum pasti,” terang Charte.
Dengan situasi ini, Aprilia dipaksa menghadapi dua seri penting tanpa rider andalannya. Ketiadaan Martin jelas menjadi pukulan besar mengingat ia adalah salah satu kandidat utama dalam perburuan gelar musim ini.
Meski begitu, dukungan terus mengalir untuk Martin. Seluruh tim Aprilia menyampaikan doa dan semangat agar sang pembalap nomor #1 itu segera pulih dan bisa kembali bersaing di lintasan.
Kini, pertanyaan terbesar adalah: kapan Jorge Martin akan kembali? Untuk saat ini, dunia MotoGP hanya bisa menunggu kabar terbaru dari tim medis.


