Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Selamat Tinggal Antrean Horor! Aplikasi ‘All Indonesia’ Jadi Juru Selamat Turis Asing di Pintu Masuk

29 Shares

TANGERANG – Kedatangan turis mancanegara ke Indonesia seringkali diiringi pemandangan yang sama seperti koper menumpuk, kaki pegal, dan selembar demi selembar formulir yang harus diisi di pos imigrasi, bea cukai, dan karantina. Namun, pemandangan ‘horor antrean’ itu tampaknya akan segera menjadi sejarah.

Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (1/10/2025), wajah pariwisata Indonesia mendapatkan makeover digital. Aplikasi revolusioner “All Indonesia” resmi diluncurkan, menyatukan empat pilar birokrasi perbatasan (Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan, dan Karantina) ke dalam genggaman.

- Advertisement -

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Enik Ermawati, yang akrab disapa Ni Luh Puspa, menyambut peluncuran ini dengan antusiasme tinggi. Ia menyebutnya sebagai terobosan penting yang akan memangkas kerumitan.

“Integrasi ini bukan sekadar efisiensi, ini tentang customer experience. Dengan proses kedatangan yang lebih lancar dan mudah, wisatawan bisa langsung fokus menikmati keindahan dan keramahtamahan Indonesia, bukan pusing dengan formulir,” tegas Wamenpar Ni Luh.

- Advertisement -

Data dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menunjukkan mengapa inovasi ini sangat mendesak. Menteri Agus Andrianto memaparkan bahwa tahun 2025 saja, 20 juta orang telah tercatat masuk ke Indonesia hingga September. Angka ini membuktikan betapa sibuknya gerbang negara.

“Pintu gerbang negara kita bagaikan etalase bangsa. Pengalaman pertama yang dirasakan masyarakat internasional akan membentuk citra Indonesia. Dan kini, hal pertama yang kita sodorkan adalah sistem deklarasi lintas batas yang modern, ramah, dan efisien,” ujar Menteri Agus.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti cakupan aplikasi yang jauh melampaui urusan visa dan paspor. Aplikasi “All Indonesia” benar-benar mencakup seluruh aspek masuknya barang dan subjek ke negara ini.

“Aplikasi ini tidak hanya untuk mencatat kedatangan warga negara asing, tapi juga mengintegrasikan fungsi karantina terhadap tumbuhan, hewan, termasuk ikan, dan produk-produknya,” jelas AHY.

Integrasi total ini adalah sinyal kuat dari kolaborasi lintas kementerian, sebuah pernyataan yang ditekankan Wamenpar Ni Luh. “Pariwisata tidak bisa bergerak sendiri, melainkan harus didukung ekosistem lintas sektor,” katanya.

Harapannya, kemudahan ini akan memberi wisatawan, investor, dan siapa pun yang datang ke Tanah Air sebuah impresi yang positif yang bisa diceritakan kepada orang lain, memicu kunjungan berulang.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
29 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru