JAKARTA – Setelah korban meninggal dunia di Gaza semakin meningkat drastis, Mesir pun tidak tinggal diam dengan mengirimkan bala bantuan ke Gaza. Mesir langsung mengirimkan konvoi bantuan dan mengangkut hampir sebanyak 3.000 ton pasokan.
“Mesir pada Minggu (28/9) mengirimkan konvoi bantuan kemanusiaan berskala besar yang mengangkut hampir 3.000 ton pasokan bantuan darurat ke Jalur Gaza,” dikutip Holopis.com, menurut Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent/ERC).
Bantuan tersebut merupakan konvoi ke-43 yang dikirim dalam kerangka sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh ERC pada 27 Juli sebagai mekanisme Mesir untuk menyalurkan bantuan ke Gaza.
Konvoi pada Minggu tersebut mencakup lebih dari 2.700 ton makanan dan tepung, serta sekitar 300 ton pasokan medis dan bantuan kemanusiaan, ujar pernyataan itu.
Sementara itu, otoritas kesehatan Gaza menyebutkan bahwa kampanye militer Israel telah menewaskan 66.005 warga Palestina dan melukai 168.162 lainnya sejak 7 Oktober 2023, sekaligus menghancurkan infrastruktur dan memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Otoritas kesehatan itu melaporkan bahwa sejumlah rumah sakit di Gaza telah menerima 79 jenazah dan 379 orang terluka dalam 24 jam terakhir.
“Sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan, sementara tim ambulans dan penyelamatan sipil tidak dapat menjangkau mereka,” kata Otoritas Kesehatan Gaza.
Selain itu, kelaparan dan malanutrisi juga telah merenggut 422 jiwa, termasuk 145 anak-anak, sejak konflik dimulai, menurut otoritas kesehatan tersebut.


