JAKARTA – Peringatan Hari Sungai Sedunia di Jakarta tahun 2025 berlangsung meriah dan unik. Sungai Ciliwung, yang selama ini identik dengan masalah sampah, disulap menjadi panggung parade yang inspiratif melalui gelaran Festival Perahu Cinta Lingkungan (Cilung) 2025 pada Minggu, 28 September 2025.
Festival yang unik ini pun menarik perhatian warga Jakarta. Pasalnya puluhan perahu yang berparade di Inspeksi Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, seluruhnya terbuat dari limbah botol dan sampah plastik daur ulang yang dikumpulkan dari sungai dan sekitarnya.
Parade ini diikuti oleh 43 perahu hasil kreasi petugas dari Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS Badan Air), komunitas, dan warga. Satu perahu rakitan bisa menggunakan lebih dari seribu botol plastik bekas. Jika ditotal, festival ini berhasil menyalurkan puluhan ribu sampah plastik yang mencemari lingkungan menjadi sebuah karya seni.
Salah satu perahu yang paling mencuri perhatian adalah replika Monster Kraken yang sangat besar, seolah muncul dari kedalaman sungai, serta replika Ular Kobra raksasa. Perahu-perahu artistik ini dibuat sebagai simbol betapa mengerikannya polusi plastik yang mencemari perairan.
Sentuhan budaya populer juga hadir. Petugas daur ulang mengubah limbah plastik menjadi perahu berbentuk unik, termasuk replika Oplet legendaris dari sinetron Si Doel Anak Sekolahan, lengkap dengan aksesorisnya. Selain itu, ada juga perahu berbentuk Kereta Kencana, Eskavator yang bisa bergerak, hingga karakter Thomas and Friends.
Festival yang mengusung tema “Dari Sampah Menjadi Karya, Dari Karya Menjadi Harapan” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa limbah plastik bukan hanya masalah, tetapi juga potensi jika dikelola dengan benar.
Acara ini tidak hanya menyajikan parade visual yang menarik, tetapi juga menjadi kampanye masif bagi warga Jakarta untuk lebih serius dalam memilah dan mendaur ulang sampah, demi mewujudkan Sungai Ciliwung yang bersih dan lestari.

