Bermodal GPS, Driver Ojol Matikan Mesin Motor dari Jarak Jauh Saat Dicuri


Oleh : Muhammad Aqil Hadi

JAKARTA - Sebuah aksi pencurian motor berhasil digagalkan secara mandiri oleh korbannya sendiri, Ahmad Robiansyah (26), di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/9).

Alih-alih langsung melapor polisi, pria yang berprofesi sebagai driver ojol ini memilih untuk melacak dan meringkus pelaku pencurian motornya dengan memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) yang terpasang pada kendaraannya.

Dikutip Holopis dari unggahan akun @gresiksumpek.id pada (28/9), insiden bermula ketika motor Yamaha N-Max milik Ahmad dicuri. Daripada panik, Ahmad justru mengambil langkah cerdas. Ia segera memanggil temannya dan membuka aplikasi pelacak GPS yang telah ia pasang sebagai bentuk proteksi keamanan.

“GPS itu aplikasi kayak buat matiin mesin gitu, pelacak gitu. Jadi GPS itu ada yang buat matiin mesin, ada yang buat pelacak doang. Kalau saya yang beli yang bisa matiin mesinnya juga,” ujar Ahmad.

Berkat fitur remote engine kill pada GPS tersebut, Ahmad berhasil mematikan mesin motornya dari jarak jauh. Tak lama setelah mesin mati, ia dan temannya berhasil memergoki pelaku yang sedang mendorong motor tersebut di wilayah Kota Bambu Selatan, Palmerah.

“Jadi kalau misalkan saya di luar apa gimana motor saya diambil, motornya saya matiin mesinnya. Mau dikontak, mau disela, mau diapain pun enggak bisa,” ucapnya.

Ahmad pun tak ragu untuk langsung meringkus pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Ketua RT setempat sebelum akhirnya diamankan oleh polisi yang datang ke lokasi.

Menurut Ahmad, pemasangan GPS semacam itu terbuka untuk semua jenis motor dan bisa dilakukan di bengkel-bengkel umum. Harga satu unit GPS yang ia beli melalui marketplace online juga terbilang terjangkau, hanya sekitar Rp 300.000.

“Dari jarak jauh bisa, enggak ada jarak tempuhnya, sih soalnya di GPS-nya juga pakai jaringan ya. Pakai paketan juga,” jelasnya.

Ahmad mengklaim bahwa cara ini cukup efektif. Ini bahkan bukan kali pertama ia berhasil menggagalkan upaya pencurian motornya dengan trik yang sama.

Nah, sobat Holopis kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk mempertimbangkan sistem keamanan tambahan yang praktis dan terjangkau bagi kendaraan mereka.

Tampilan Utama