Daun Kelor si Penangkal Ilmu Hitam

18 Shares

JAKARTA – Apakah Sobat Holopis pernah mendengar cerita-cerita tentang daun kelor yang beredar di kalangan masyarakat? Di balik manfaat kesehatannya yang sudah terkenal luas, daun kelor yang ukurannya terbilang kecil ini ternyata juga memiliki dimensi spiritual loh. Jangan salah, meski daunnya kecil-kecil, tapi fungsinya bisa melindungi manusia dari gangguan makhluk halus dan setan.

Dalam tradisi masyarakat Jawa dan beberapa daerah lain di Indonesia, tanaman yang sering disebut “pohon kehidupan” ini dipercaya dapat menangkal ilmu hitam, santet, dan energi negatif melalui ritual keagamaan dan praktik turun-temurun dari para leluhur.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kepercayaan ini melekat kuat terutama di daerah Jawa dan sekitarnya, dimana daun kelor sudah lama dianggap sebagai tanaman sakti yang mampu melindungi manusia dari ancaman energi negatif dan ilmu hitam.

Dalam berbagai ritual tradisi di masyarakat yang masih kental dengan hal mistis, daun kelor dimanfaatkan sebagai pelindung dari gangguan gaib. Salah satu tradisi yang masih diterapkan hingga saat ini yaitu memukul lembut dengan menggunakan 21 tangkai daun kelor pada tubuh seseorang yang diduga mengalami serangan jin atau santet.

- Advertisement -

Pemukulan ini dilakukan dengan sangat halus agar tidak menimbulkan rasa sakit, dengan tujuan mengusir energi negatif yang menempel tanpa merusak tubuh secara fisik.

Selain itu, daun kelor kerap direbus dan air hasil rebusannya diminum atau dipakai untuk mandi sebagai cara membersihkan tubuh dari gangguan gaib. Kadang-kadang, rebusan daun kelor ini juga dicampur dengan bawang putih dan garam, kemudian didoakan dengan membacakan ayat-ayat suci sebelum digunakan atau lebih dikenal dengan metode ruqyah.

Penggunaan doa ini menegaskan bahwa kesembuhan manusia sejatinya berasal dari kekuatan Tuhan, sedangkan daun kelor berfungsi sebagai media atau alat bantunya saja.

Aroma kuat dari daun kelor ini diyakini ampuh menolak kehadiran roh jahat. Oleh karena itu, banyak orang menggantung atau meletakkan daun kelor di pintu rumah atau sekitar tempat tidur bayi untuk melindungi dari gangguan makhluk halus dan menjaga aura positif.

Dari segi kandungan, daun kelor mengandung fosfor yang mampu menyerap dan menetralkan energi negatif. Penggabungan unsur alami daun kelor dengan kekuatan doa menjadi perpaduan yang efektif dalam ritual tradisional pengusiran setan dan perlindungan jiwa.

Meskipun pemanfaatan daun kelor dalam ranah spiritual lebih banyak didasarkan pada tradisi dan warisan kepercayaan yang turun-temurun dari zaman dahulu, masih banyak masyarakat yang terus melestarikan dan menjaga praktik ini. Hal tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang mengaitkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dunia gaib.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
18 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis