Presiden Prabowo: Perdamaian Hanya Bisa Datang Jika Keamanan Israel Terjamin!
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pemerintah Indonesia tidak akan mau sekonyong-konyong mengakui Palestina sebagai negara tanpa memenuhi syarat yang sudah diajukan.
Usai berpidato di sidang majelis umum PBB, Presiden Prabowo bahkan mengungkapkan banyak negara yang mendukungnya. Pasalnya, syarat yang diajukan Kepala Negara Indonesia tersebut terbilang sangat realistis.
"Banyak sekali yang positif ya, karena juga kita dianggap realistis, kita dianggap seimbang," kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya pada Rabu (24/9).
Oleh karena itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa perdamaian hanya akan bisa datang jika kondisi keamanan Israel bisa dijamin oleh semua pihak.
"Saya juga terang-terangan mengatakan, perdamaian hanya bisa datang kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanannya Israel," tegasnya.
"Israel pun harus dijamin keamanannya, baru kita bisa dapat perdamaian, ya," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak mau serta menyatakan dukungan kemerdekaan bagi negara Palestina.
Dalam pidatonya di sidang umum PBB pada Selasa (23/9), Presiden Prabowo menyebut bahwa hanya ada satu solusi dalam menyelesaikan konflik di Palestina.
"Saya ingin menegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap Solusi Dua Negara di Palestina," kata Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Presiden Prabowo kembali menegaskan, pihaknya tidak mau begitu saja mendukung kemerdekaan Palestina tanpa memikirkan kondisi negara Israel.
"Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus mengakui dan menjamin keselamatan dan keamanan Israel," tegasnya.
Pasalnya, dengan kondisi tersebut menjadi satu-satunya tercapai perdamaian tanpa harus menyakiti pihak manapun.
"Hanya dengan demikianlah kita dapat memiliki kedamaian sejati: damai tanpa kebencian, damai tanpa kecurigaan," tandasnya.