JAKARTA – Pep Guardiola dibuat frustasi, selain Manchester City gagal menang, juga dibikin bertahan sedemikian rupa oleh Arsenal. The Citizens yang dikenal dengan dominasi penguasaan bolanya, tiba-tiba menciut di Stadion Emirates.
Manchester City baru saja melakoni laga tandang kontra Arsenal pada pertandingan pamungkas pekan ke-5 Liga Inggris, 2025/2026, Minggu (21/9) malam WIB. Kedudukan skor berakhir imbang 1-1.
Dalam pertandingannya, Manchester City memang unggul lebih dulu lewat gol Erling Haaland di menit sembilan. Namun setelahnya, The Citizens tampil bertahan penuh menahan agresifitas Arsenal.
Arsenal banyak menciptakan peluang, namun tak kunjung membuahkan hasil. Sampai akhirnya The Gunners berhasil membuat skor penyeimbang di menit 90 lewat sang supersub Gabriel Martinelli. Alhasil, skor bertahan 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut sekaligus meneruskan tren positif Mikel Arteta sebagai manajer Arsenal, yang dimana mampu membawa The Gunners tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, yakni tiga kali menang dan tiga hasil imbang.
Termasuk laga tersebut, Arsenal-nya Mikel Arteta maka tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya di Liga Inggris. Pencapaian impresif itu membuat Arteta jadi pelatih pertama yang sukses melakukan hal tersebut atas Pep Guardiola.
Tak hanya itu saja, khusus di pertandingan tadi malam, Arteta memaksa Guardiola memainkan penguasaan bola terendah sepanjang karirnya di kompetisi kasta tertinggi. Tercatat, Manchester City hanya menguasai 32,8 persen saja.
Sebagai informasi tambahan, hasil itu membuat Arsenal tertahan di posisi 2 klasemen sementara Liga Inggris, dengan mengoleksi 10 poin. Sedangkan, Manchester City di posisi 9 dengan tujuh poin.

