JAKARTA – Marc Marquez kian dekat dengan titel juara dunia MotoGP 2025. Pebalap Ducati Lenovo itu kini memimpin klasemen dengan 512 poin, unggul jauh dari adiknya, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua dengan 330 poin.
Dengan enam seri tersisa, Marquez hanya membutuhkan tiga poin tambahan untuk mengunci gelar juara dunia ke-9 sepanjang kariernya. Kesempatan pertama datang di MotoGP Jepang, yang akan digelar di Sirkuit Motegi akhir September ini.
Secara matematis, Marquez bisa memastikan gelar lebih awal hanya dengan memenangkan Sprint Race, selama Alex Marquez gagal finis tiga besar. Sirkuit Motegi sendiri punya kenangan manis bagi sang Baby Alien karena pernah menjadi tempat penentuan juara pada musim 2014 dan 2016.
Namun, skenario lain juga terbuka. Jika Marquez mengalami hasil buruk di Jepang misalnya gagal finis (DNF) di Sprint maupun balapan utama—sementara Alex Marquez mampu merebut dua kemenangan, maka gelar dunia otomatis bisa diperebutkan di MotoGP Mandalika 2025 pada 5 Oktober mendatang.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, yang menyebut Mandalika berpotensi menjadi panggung sejarah MotoGP.
“Jika Marc Marquez gagal mengunci titel di Motegi, maka Mandalika hampir pasti akan menjadi tempat penentuan. Tentu ini akan menjadi kebanggaan besar bagi Indonesia, karena dunia akan menyaksikan Mandalika sebagai panggung sejarah MotoGP,” ucapnya.
Priandhi memastikan MGPA sudah menyiapkan skenario khusus bila momen penobatan juara dunia berlangsung di Lombok. Mulai dari seremoni, tata kelola penonton, hingga keamanan dipastikan akan diatur sebaik mungkin agar momen bersejarah ini berjalan spektakuler dan meninggalkan kesan mendalam.
Meski optimistis Marquez akan segera meraih gelar, Priandhi berharap sang legenda MotoGP bisa mencatat sejarah lain di Mandalika.
“Marc Marquez belum pernah meraih kemenangan main race di Sirkuit Mandalika. Jika penobatan juara dunia sekaligus kemenangan perdana terjadi di Indonesia, itu akan menjadi momen istimewa,” pungkasnya.
Dengan segala kemungkinan yang ada, para pecinta MotoGP kini menanti: akankah Marc Marquez mengunci gelar di Jepang, atau justru Indonesia yang akan menjadi saksi sejarah?

