JAKARTA – Setiap tahun pada 21 September, diperingati Hari Alzheimer Sedunia sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap penyakit Alzheimer dan berbagai jenis demensia. Peringatan ini merupakan bagian dari kampanye lebih luas, yaitu Bulan Alzheimer Sedunia yang berlangsung sepanjang September.
Hari Alzheimer Sedunia menjadi wadah kampanye, kegiatan edukasi, hingga berbagai inisiatif yang bertujuan mengurangi stigma, mendorong diagnosis dini, serta memperkuat dukungan bagi pasien, keluarga, dan para pendampingnya.
Pentingnya Peringatan Hari Alzheimer Sedunia
Alzheimer adalah jenis demensia yang paling umum, berupa gangguan neurodegeneratif progresif yang perlahan melemahkan daya ingat, cara berpikir, perilaku, hingga kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Karena itu, kesadaran masyarakat sangat penting untuk mendorong deteksi dini, meningkatkan kualitas perawatan, serta mendukung penelitian yang berkelanjutan.
Peringatan ini juga menekankan pentingnya akses layanan kesehatan, kepedulian sosial, serta pembangunan masyarakat yang ramah demensia. Setiap September, pemerintah, penyedia layanan kesehatan, organisasi, dan komunitas di berbagai negara bersatu untuk melawan mitos, mengurangi diskriminasi, dan menginspirasi aksi kolektif melalui kegiatan seperti memory walk, seminar edukasi, hingga penggalangan dana.
Sejarah Hari Alzheimer Sedunia
Hari Alzheimer Sedunia pertama kali diluncurkan oleh Alzheimer’s Disease International (ADI) pada 21 September 1994. Pada 2012, peringatan ini berkembang menjadi Bulan Alzheimer Sedunia, sehingga sejak itu kampanye dilakukan secara konsisten sepanjang September.
Selama perjalanannya, semakin banyak pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah, lembaga swadaya, tenaga kesehatan, hingga komunitas masyarakat. Bentuk kegiatannya pun beragam, mulai dari aksi jalan santai, acara amal, hingga seminar publik untuk meningkatkan pemahaman tentang demensia.
Tema Hari Alzheimer Sedunia 2025
Tahun ini, tema Hari Alzheimer Sedunia adalah “Ask about Dementia. Ask about Alzheimer’s”. Kampanye ini mendorong masyarakat untuk berani bertanya dan berdialog tentang Alzheimer maupun demensia.
Hari Alzheimer Sedunia mengingatkan bahwa gangguan demensia bukan hanya persoalan medis, tetapi juga isu sosial yang membutuhkan empati, kepedulian, dan aksi nyata.


