JAKARTA – Persib Bandung harus puas ditahan imbang Lion City Sailors di laga perdana Grup G AFC Champions League Two (ACL Two). Pelatih Bojan Hodak pun menyayangkan hasil tersebut, kemenangan yang sudah di depan mata buyar karena kelengahan skuad Pangeran Biru.
Sebelumnya diketahui, pertandingan antara Persib vs Lion City Sailors digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (18/9) malam WIB. Pangeran Biru ditahan imbang 1-1 oleh klub asal Singapura tersebut.
Persib sejatinya tampil mendominasi di laga tersebut, dan sukses membuat gol di menit 47 oleh Saddil Ramdani. Kemenangan sudah ada di depan mata, tapi sirnah seketika usai Lennart Thy membuat gol penyeimbang di penghujung laga.
Menilik hasil tersebut, Bojan Hodak mengapresiasi perjuangan Persib, tapi sekaligus menyayangkan hasilnya.
“Saya lihat ini salah satu pertandingan terbaik dalam tiga musim terakhir. Pada 80 menit, kami bermain luar biasa dan tidak memberikan kesempatan pada mereka sama sekali,” ucap Hodak, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Persib.
“Sayang sekali kami gagal menghasilkan gol kedua. Pada level ini kita benar-benar harus menuntaskan pertandingan dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hodak pun menilai Persib lengah dan turun konsentrasinya di penghujung laga, sehingga hasil imbang tak terhindarkan.
“Sayang sekali, pada menjelang akhir pertandingan ada sedikit kesalahan dan ini biasa terjadi dalam permainan. Ketika konsentrasi menurun, ada kelengahan,” jelasnya.
Mendominasi permainan atas LCS disebut Hodak merupakan modal yang sangat baik untuk menatap laga-laga berikutnya.
“Saya tegaskan ini salah satu pertandingan terbaik. Ini (ACL Two) tentu levelnya berbeda jika dibandingkan kompetisi domestik. Kita tahu lawan kita hari ini adalah finalis ACL Two musim lalu, dan kami hari ini bisa mendominasi permainan. Ini pertandingan yang bagus,” pungkasnya.

