JAKARTA – Alwi Farhan harus tersingkir sejak babak 32 besar China Masters 2025. Alwi mengaku kecewa, tapi ia menjadikan kekalahan di fase tersebut sebagai pelajaran.
Alwi Farhan berhadapan dengan lawan yang tangguh di fase awal China Masters 2025, yaitu unggulan keempat asal tuan rumah Li Shi Feng. Pertandingan itu jadi pertemuan pertama keduanya di level kompetisi.
Dalam pertandingannya di Shenzhen Arena, Shangbu North Road, Rabu (17/9), perlawanan sengit sudah diberikan wakil China tersebut.
Alwi Farhan sejatinya banyak meladeni permainan Li Shi Feng, tapi wakil China itu mampu memanfaatkan momentum skor krusial hingga menang 16-21.
Pada set kedua, Alwi Farhan gagal bangkit dari keterpurukan. Bahkan ia cenderung tidak berdaya meladeni agresifitas Li Shi Feng. Alwi pun kandas telak sekali 9-21.
“Pastinya kurang puas dengan performa hari ini. Li Shi Feng dengan pengalamannya beberapa kali ketika saya mau bermain cepat tapi dia bisa meredam dengan sangat baik,” ucap Alwi, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Alwi juga menyampaikan, hasil kekalahan ini dijadikan sebagai pelajaran berharga. “Ini pelajaran dan pengalaman pertama saya bertemu dengan permainan seperti ini,” tambahnya.
“Planning dan gambaran sebelum bertanding pasti sudah ada dan itu cukup berjalan di gim pertama tapi di akhir ada momen harusnya dia mati tapi bisa mengembalikan. Itu membuat pikiran saya terganggu dan tidak bisa melawan,” imbuhnya.

