Pelatih Optimistis Indonesia Bisa Raih Trofi di Indonesia Masters 2025


Oleh : Achmad Husin Alifiah

JAKARTA - Indonesia Masters 2025 Super 100 akan dimulai 16-21 September. Pelatih badminton Indonesia pun optimistis Merah Putih punya kans untuk meraih trofi di turnamen tersebut.

Perlu diketahui bersama, Indonesia Masters 2025 Super 100 berlangsung di GOR Remaja Pekanbaru, Jl. Jend. Sudirman No.6, Sidomulyo Tim.

Indonesia sendiri selaku tuan rumah telah merilis daftar skuadnya, sebanyak 36 wakil diterjunkan. Dari 36 wakil tersebut, delapan diantaranya dari sektor tunggal putra, sembilan wakil tunggal putri, tujuh ganda putra, lima ganda putri dan tujuh ganda campuran.

Terkait hal ini, pelatih tunggal putri dan ganda putra pratama Indonesia, Herli Djaenudin dan Chafidz Yusuf ungkap kesiapan dan target para anak asuhnya.

“Persiapan sudah dilakukan dengan baik dan kalau melihat dari posisi atlet, mereka sudah siap untuk bertanding,” ungkap Herly, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Melihat kans pada pertandingan kali ini, dengan total 9 wakil tunggal putri Indonesia, Herli meyakini ada peluang untuk meraih gelar juara untuk anak didiknya.

“Peluang untuk juara ada, tetapi lawan juga bagus-bagus jadi saya hanya berharap mereka bisa tampil maksimal dan punya semangat yang luar biasa untuk menang,” ucapnya.

“Targetnya dan harapannya tentu menjadi juara. Mungkin itu semua yang dicita-citakan mereka. Kita berusaha semaksimal mungkin baik dari atlet, pelatih dan tim pendukung targetnya sama yaitu memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tutup pelatih Mutiara Ayu dkk tersebut.

Sementara pelatih ganda putra Chafidz Yusuf mengatakan jika anak didiknya perlu menguasai situasi dan kondisi pada pertandingan super 100 pertamanya.

“Persiapan cukup bagus baik dari sisi teknis maupun non teknis. Untuk tim ganda putra pratama ini setelah saya latih dari bulan Januari, ini baru pertama kalinya mereka ikut turnamen super 100. Harapan saya semua pemain bisa memaksimalkan apa yang mereka siapkan pada saat latihan,” ungkap Chafidz.

“Atmosfir disini hampir sama dengan di Jakarta, mereka harus bisa mengusai situasi dan kondisi dan belajar bagaimana cara mengatasinya,” tambahnya.

Sementara untuk target, semifinal menjadi minimum target bagi sektor ganda putra Indonesia pada ajang BWF super 100 ini.

“Targetnya minimal semifinal, harapan saya semoga bisa melebihi apa yang ditargetkan. Secara kualitas lawannya juga hampir sama.” jelas Chafidz.

Tampilan Utama