Sementara pelatih ganda putra Chafidz Yusuf mengatakan jika anak didiknya perlu menguasai situasi dan kondisi pada pertandingan super 100 pertamanya.
“Persiapan cukup bagus baik dari sisi teknis maupun non teknis. Untuk tim ganda putra pratama ini setelah saya latih dari bulan Januari, ini baru pertama kalinya mereka ikut turnamen super 100. Harapan saya semua pemain bisa memaksimalkan apa yang mereka siapkan pada saat latihan,” ungkap Chafidz.
“Atmosfir disini hampir sama dengan di Jakarta, mereka harus bisa mengusai situasi dan kondisi dan belajar bagaimana cara mengatasinya,” tambahnya.
Sementara untuk target, semifinal menjadi minimum target bagi sektor ganda putra Indonesia pada ajang BWF super 100 ini.
“Targetnya minimal semifinal, harapan saya semoga bisa melebihi apa yang ditargetkan. Secara kualitas lawannya juga hampir sama.” jelas Chafidz.


