Sering Diabaikan, Ini Penyebab Kulkas, TV, dan Mesin Cuci Cepat Rusak
JAKARTA - Bagi banyak orang di Indonesia, kulkas, televisi, dan mesin cuci sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Namun, siapa sangka, kebiasaan kecil yang dianggap sepele justru bisa membuat ketiga perangkat elektronik ini cepat rusak.
Banyak orang yang mengeluh kulkas barunya mendadak tak dingin padahal baru dipakai setahun. Tak hanya kulkas barang elektronik lainnya seperti mesin cuci, televisi dll. Fenomena seperti ini bukan kasus baru. Banyak teknisi elektronik menyebut, kerusakan perangkat rumah tangga sering kali bukan karena kualitas barang yang buruk, melainkan akibat kebiasaan penggunaan yang salah.
Berikut tips yang sudah di rangkum oleh Holopis.com dari berbagai sumber pada, Senin (8/9).
Kulkas: Jangan Penuh Sesak (Melebihi Kapasitas)
Kulkas bisa cepat rusak bila terlalu sering dibuka, diisi melebihi kapasitas, atau ditempatkan terlalu rapat ke dinding sehingga panas tidak bisa keluar. Debu yang menempel di bagian belakang juga membuat mesin cepat panas.
Namun yang perlu dipertimbangkan juga untuk Sobat Holopis, hindari menyimpan makanan yang berbau tajam di dalam kulkas untuk menghindari pengaruh aroma yang terkurung di dalamnya. Jika perlu, setiap makanan yang memiliki aroma tajam hendaknya disimpan dalam wadah tersendiri yang cocok dengan suhu kulkas.
Televisi: Listrik Tak Stabil Jadi Musuh Utama
TV modern, terutama layar datar, sangat sensitif terhadap lonjakan listrik. Ditambah lagi, pemakaian berjam-jam tanpa jeda membuat mesin di dalamnya cepat panas. Melihat dari keringkihan perangkat rumah ini, hendaknya kita memiliki beberapa pertumbangan, mulai dengan memastikan daya listrik aman untuk konsumsi rumahan, termasuk mengaliri kebutuhan daya listrik untuk televisi.
Sebaiknya televisi tidak dinyalakan full 24 jam. Berikan jeda untuk padam sehingga umur perangkat pun bisa lebih tahan lama.
Rutilah membersihkan televisi dari debu, apalagi di wilayah yang memiliki intensitas udara dan polutan yang kurang baik. Karena debu yang menempel terlalu lama dan dengan jumlah yang padat bisa mempengaruhi sirkulasi udara.
Mesin Cuci: Jangan Overload (Melebihi Kapasitas)
Saat mencuci pakaian dengan mesin cuci, sebaiknya perhatikan batas muatan yang tertera, sehingga kinerja mesin atau motor dapat lebih optimal dan membaut umur perangkat lebih lama.
Namun selain melebihi kapasitas, hal yang harus diperhatikan saat mengunakan mesin cuci ialah memastikan tidak ada benda kecil yang terbawa masuk ke mesin cuci, seperti koin atau kancing baju. Sebab, benda-benda tersebut cenderung sering membuat tabung dan selang rusak.
Dan yang tak kalah penting, cobalah untuk rutin melakukan pembersihan. Termasuk tidak membiarkan baju kotor atau cucian yang belum tuntas terlalu lama berada di dalam tabung mesin cuci, sebab jika dibiarkan lembap, mesin cuci pun rentan karat dan jamur.
Demikianlah tips untuk menjaga agar umur mesin cuci, kulkas dan televisi di rumah lebih panjang. Bijaklah dalam menggunakan perangkat dan selalu rawat secara berkala untuk meminimalisir kerusakan yang lebih parah.
Semoga bermanfaat. Jika ada saran dan kritikan, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini ya Sobat.