JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah semenjak beberapa waktu yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, kondisi banjir masih menghantui warga sampai dengan saat ini.
“Kondisi terkini banjir Kabupaten Seruyan di Provinsi Kalimantan Tengah masih belum surut,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (12/9).
Abdul menjelaskan bahwa bencana banjir berdampak paling parah di Kecamatan Seruyan Hulu.
“Dampak banjir tercatat warga 95 KK, sedangkan dampak material berupa 72 unit rumah dan satu jembatan,” jelasnya.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap setiap ancaman bahaya.
“Masyarakat dapat memantau informasi resmi pemerintah secara kontinyu dan mengikuti arahan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana,” imbaunya.

