Yogyakarta Butuh Tambahan Danais, Danang Wicaksana: Jangan Tunda Lagi
JAKARTA - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mendorong agar alokasi Dana Keistimewaan (Danais) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditingkatkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.
Hal ini disampaikan Danang dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Transfer ke Daerah bersama pemerintah di Gedung DPR RI, Kamis (11/9/2025).
Danang, yang juga menjabat Ketua DPD Gerindra DIY, menegaskan bahwa peningkatan Danais merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat pelestarian kebudayaan sekaligus memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, alokasi Danais jangan hanya dilihat dari sisi administratif semata, tetapi harus dipandang sebagai instrumen penting untuk mempercepat pembangunan sosial budaya dan ekonomi rakyat Yogyakarta.
“Kenaikan Danais akan memberi ruang lebih luas bagi Pemda DIY dalam menjalankan program pro-rakyat. Mulai dari pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan UMKM, semua butuh dukungan anggaran yang lebih memadai,” tegas Danang.
Ia menambahkan, Danais selama ini terbukti membawa manfaat nyata, baik dalam menjaga warisan budaya Yogyakarta maupun memperkuat sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Namun, tantangan ke depan, seperti peningkatan kebutuhan masyarakat, kesenjangan antarwilayah, dan tuntutan pembangunan yang lebih inklusif, menuntut adanya tambahan anggaran yang signifikan.
Danang juga menyoroti bahwa DIY memiliki kekhasan dan peran penting dalam menjaga jati diri bangsa melalui pelestarian budaya. Karena itu, menurutnya, penguatan Danais sejalan dengan upaya menjaga identitas nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Rapat Panja Transfer ke Daerah TA 2026 ini menjadi wadah strategis untuk menjaring masukan dari DPR maupun pemerintah sebelum keputusan final ditetapkan dalam pembahasan anggaran di tingkat Badan Anggaran DPR RI. Danang berharap usul penambahan Danais ini dapat diakomodasi, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Yogyakarta.