Solidaritas Ojol Senusantara Tunda Aksi di Depan Polda Metro Jaya, Ini Alasannya

803 Shares

JAKARTA – Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) yang sedianya akan melakukan aksinya di depan Polda Metro Jaya, pada Senin (8/9/2025) mengumumkan penundaan aksi 0809 dengan tuntutan utama pencopotan Kapolda Metro Jaya.

Kabar tersebut diumumkan dalam rilis yang diterima Holopis.com, Minggu (7/9/2025) malam. “Aksi 0809 ditunda pelaksanaannya hingga waktu yang akan diumumkan lebih lanjut,” tulis poin pertama.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Penundaan aksi ini diputuskan bukan tanpa alasan. Menurut pernyataan resmi Solidaritas Ojol Senusantara, langkah tersebut diambil atas instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Presiden meminta agar aksi ditunda demi menjaga stabilitas nasional sekaligus meredam eskalasi kegaduhan di Jakarta, yang belakangan memanas pasca gugurnya almarhum Affan Kurniawan driver ojol yang tewas usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi sebelumnya.

- Advertisement -

Meski demikian, para pengemudi ojol menegaskan bahwa penundaan bukan berarti mereka mundur dari perjuangan. Tuntutan mereka tetap sama: “Copot Kapolda Metro Jaya” sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tragis yang menimpa Affan.

“Solidaritas Ojol Senusantara menegaskan bahwa penundaan aksi bukan berarti surutnya tuntutan. Desakan “COPOT KAPOLDA METRO JAYA” tetap menjadi sikap tegas kami sebagai bentuk perjuangan atas keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan dan seluruh driver ojol di Indonesia.,” isi poin ketiga.

Organisasi itu juga menyerukan kepada seluruh pengemudi ojol, baik roda dua maupun roda empat, serta para simpatisan, untuk tetap menjaga kondusivitas. Mereka diminta menunggu instruksi resmi berikutnya terkait rencana aksi lanjutan.

Solidaritas Ojol Senusantara berharap, penundaan ini dapat memberi ruang bagi pemerintah, Kapolri, dan semua pihak terkait untuk serius menangani kasus Affan.

Mereka juga mendesak agar tidak ada lagi tindakan represif dan arogan dari aparat yang mengancam keselamatan rakyat, terutama para driver ojol yang mereka sebut sebagai “ujung tombak transportasi rakyat.”

Bagi ribuan pengemudi ojol di berbagai daerah, tragedi Affan bukan sekadar insiden biasa, melainkan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Mereka menegaskan, jika tuntutan tidak digubris, aksi besar-besaran tinggal menunggu waktu.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
803 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis