JAKARTA – Ferry Joko Yuliantono, yang akrab disapa Ferry Juliantono, resmi dilantik sebagai Menteri Koperasi pada 8 September 2025 dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Ia menggantikan Budi Arie Setiadi dan dipercaya untuk memimpin kementerian yang membidangi pengembangan koperasi dan usaha mikro.
Sebelumnya, Ferry telah menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi sejak 21 Oktober 2024. Dalam posisinya itu, ia menekankan program prioritas berupa rebranding koperasi, penguatan teknokratik dalam pengembangan koperasi, serta digitalisasi koperasi. Pengalaman panjangnya sebagai aktivis, teknokrat, dan politikus menjadi bekal dalam menjalankan tugas baru sebagai menteri.
Selain aktif di pemerintahan, Ferry juga dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Syarikat Islam (SI) periode 2021–2026 dan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) 2024–2028. Di ranah politik, ia merupakan kader Partai Gerindra dengan jabatan Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Massa DPP periode 2020–2025.
Biodata Singkat
- Nama Lengkap: Ferry Joko Yuliantono
- Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 27 Juli 1967
- Usia: 58 tahun
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Pekerjaan: Teknokrat, Aktivis, Politikus, Menteri Koperasi RI (2025–sekarang)
- Partai Politik: Partai Gerindra
Pendidikan
Ferry menempuh pendidikan dasar di SD Duren Tiga 07 Pagi Jakarta (lulus 1980), melanjutkan SMP di Sumbangsih Jakarta (1984), dan SMA di Mahardhika Surabaya (1987). Ia kemudian meraih gelar sarjana (S1) dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran jurusan Akuntansi pada 1993.
Pendidikan pascasarjana (S2) ditempuh di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, jurusan Hubungan Internasional dengan kekhususan Ekonomi Politik Internasional, dan lulus pada 2006.
Karier Profesional
Ferry mengawali karier sebagai auditor keuangan di Yayasan Mandiri pada proyek kerja sama USAID (1991), serta konsultan pengembangan industri kecil di yayasan yang sama (1993). Ia pernah menjadi konsultan Prudential Banking System di Bank BNI (1994–1995) dan Kepala Departemen Pengembangan Masyarakat CIDES, lembaga riset di bawah ICMI (1997–1999).
Pengalaman lainnya antara lain Komisaris Utama PT Wana Artha Citra Industri (2000–2002), auditor internasional PT Multi Kontrindo dan PT Globindo Nusa Sarana (2004), serta komisaris PT Wayata Kencana Dockyard Ltd/PT Dok Dua Satu Nusantara sejak 2004.
Karier Politik
Ferry dikenal sejak lama sebagai aktivis yang kerap menyuarakan isu-isu kerakyatan. Ia pernah menjadi tahanan politik pada 2008 karena memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Karier politik formalnya dimulai di Partai Demokrat pada 2010, sebelum kemudian bergabung ke Partai Gerindra. Di partai ini, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Massa DPP periode 2020–2025.
Jabatan Menteri
Setelah menjabat Wakil Menteri Koperasi pada 2024, Ferry Juliantono dilantik menjadi Menteri Koperasi pada 8 September 2025. Dengan latar belakang sebagai teknokrat di bidang ekonomi kerakyatan dan koperasi, ia diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan koperasi, termasuk melanjutkan upaya digitalisasi koperasi yang sudah dimulainya sejak menjabat Ketua Inkoppas dan APPSI pada 2020.

