JAKARTA – Mochamad Irfan Yusuf Hasyim resmi diangkat menjadi Menteri Haji dan Umrah RI. KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau akrab disapa Gus Irfan adalah tokoh politik dan ulama asal Jombang, Jawa Timur.
Lahir dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, Gus Irfan merupakan cucu pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari. Latar belakang pesantren yang kuat dan keterlibatannya di dunia pendidikan membuatnya dikenal luas, baik di lingkaran organisasi keagamaan maupun politik nasional.
Selain kiprahnya di politik, Gus Irfan telah lama aktif di lingkungan pesantren, organisasi NU, serta lembaga pendidikan. Ia juga pernah menjabat di berbagai bidang, mulai dari pengasuh pesantren, dosen, hingga pengurus lembaga keuangan mikro berbasis pesantren.
Biodata Singkat
- Nama Lengkap: KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim
- Panggilan: Gus Irfan
- Tempat, Tanggal Lahir: Jombang, Jawa Timur, 24 Juni 1962
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Anak: 3
- Pekerjaan: Ulama, Politikus, Menteri Haji dan Umrah RI (2024–sekarang)
- Partai Politik: Partai Gerindra
Pendidikan
Gus Irfan menempuh pendidikan menengah di SMPP Jombang (sekarang SMA Negeri 2 Jombang) pada 1977–1981. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana pada 1985. Pada 2000, ia kembali ke kampus yang sama untuk menempuh pendidikan pascasarjana dan lulus Magister pada 2002.
Pada 2025, Gus Irfan menyelesaikan program doktoralnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan disertasi berjudul “Kepemimpinan Transformasional KH. Muhammad Yusuf Hasyim dalam Melestarikan Tradisi Indonesia di Pesantren Tebuireng Kabupaten Jombang.”
Karier Profesional
Gus Irfan mengawali karier pengabdiannya sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang (1989–2006). Ia juga menjabat Wakil Ketua Yayasan Hasyim Asy’ari sejak 1990 hingga sekarang.
Pada 1996–2016, ia menjadi Komisaris Utama PT BPR Tebuireng, lembaga keuangan mikro berbasis pesantren. Ia juga pernah menjadi dosen di Akademi Keperawatan Widyagama Malang (2013–2016). Sejak 2006, ia dipercaya sebagai pengasuh Pesantren Al-Farros.
Karier Politik
Gus Irfan terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII. Namun, masa jabatannya hanya berlangsung singkat karena pada 22 Oktober 2024 ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BP2H), yang kemudian bertransformasi menjadi Kementerian Haji dan Umrah RI.
Organisasi
Di lingkungan Nahdlatul Ulama, Gus Irfan aktif sebagai Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur (2014–2017) dan Wakil Ketua Lembaga Perekonomian NU (2015–2016).
Ia juga terlibat di sayap politik Partai Gerindra sebagai Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA). Pada Pilpres 2019, ia menjadi salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno.
Jabatan Menteri
Sejak 22 Oktober 2024, Gus Irfan diangkat sebagai Menteri Haji dan Umrah RI. Dengan pengalaman panjang di pesantren, organisasi keagamaan, dan politik, ia bertanggung jawab mengelola penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, sekaligus memastikan perlindungan jemaah Indonesia di Tanah Suci.


