Prabowo Ingatkan Semua Kadernya Jangan Flexing
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono menyampaikan bahwa tujuan dari pemanggilan dan pengumpulan para anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra adalah untuk memberikan pembekalan dan pemahaman tentang kondisi nasional saat ini.
"Tadi ketua umum kami menyampaikan beberapa arahan anggota fraksi DPR RI sebagai tindak lanjut dari pesan-pesan yang disampaikan oleh masyarakat," kata Sugiono di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).
Salah satu aspek yang sangat penting disampaikan Presiden dalam pertemuan tersebut adalah, meminta semua anggota dewan dari Gerindra tidak ada yang bergaya hedon dan flexing, sehingga memicu kemarahan publik.
"Bahwa anggota Fraksi Partai Gerindra itu harus mawas diri, waspada, jaga ucapan, menjaga tingkah laku, menjaga juga gaya hidup, agar tidak berlebihan, tidak menyakiti hati masyarakat dan bisa benar-benar menjadi representasi yang baik bagi daerah pemilihannya masing-masing," ujarnya.
Sugiono juga menyatakan bahwa tidak ada arah lebih apalagi kaitan dengan isu perombahan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR RI, yang kini marah terjadi pasca kerusuhan yang berlangsung di berbagai daerah, khususnya di Jakarta.
"Oh nggak, nggak. Itu aja pesannya, jaga gaya hidup, jaga tutur kata, jaga ucapan, jangan sombong, jangan pamer, flexing, nggak ada gunanya," ucap Sugiono.
Ketimbang pamer dan ngomong salah sehingga bisa menyakiti rakyat, Presiden Prabowo Subianto lebih mengajak para kadernya di DPR RI untuk bersama-sama melakukan suksesi kepemimpinan Prabowo di periode 2024-2029.
"Mending kita fokus bagaimana mensukseskan program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo yang di bulan ke 11 itu sudah sampai pada capaian-capaian yang cukup tinggi, itu harus disukseskan, dan kita bertugas untuk mengamankannya, menjaga dan mengamankannya," sambungnya.