Mahfud MD Sebut Pembantu Prabowo Harus Punya 3 Kriteria Kuat Ini
JAKARTA - Pakar hukum tata negara dari Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Mahfud MD mengatakan bahwa ada tiga kategori penting yang harus dimiliki oleh menteri di Kabinet Merah Putih sehingga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan maksimal.
"Kalau politisnya memang dia bisa memperkuat secara politik, sehingga kalau memang diperlukan tokoh partai asal ada yang memenuhi kriteria tiga saja sebenarnya," kata Mahfud MD dalam podcast Terung Terang yang dikutip Holopis.com, Senin (8/9/2025).
Ketiga kriteria tersebut adalah kompetensi. Seorang yang ditugaskan untuk menjadi menteri di bidang tertentu harus benar-benar memiliki pengetahuan dan memadahi untuk menjadi top leader di kementerian atau badan tersebut.
"Kriterianya, satu, kompetensi. Dia kompeten di bidangnya, jangan orang tidak ngerti ini kok tiba-tiba diletakkan di situ," ujarnya.
Kriteria kedua adalah integritas, di mana seseorang mampu menjalankan tugas dan amanat sesuai dengan sumpah jabatan yang diterimanya dari Presiden. Tidak melakukan pelanggaran hukum apalagi abuse of power saat menjabat.
"Yang kedua integritas," lanjut Mahfud MD.
Dan kriteria yang ketiga adalah rekam jejak yang baik. Dengan ketiga kriteria yang disampaikan itu, maka seseorang akan memiliki kualitas pelayanan dan kinerja yang baik dalam membantu suksesi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto setidaknya dalam periode 2024-2029 ke depan.
"Lalu yang ketiga adalah track record. Orang yang bersangkutan di bidang itu punya ndak jejak yang seperti itu," tandasnya.
Peluang Reshuffle Oktober 2025
Lebih lanjut, Mahfud MD juga menyampaikan bahwa masih ada catatan-catatan penting di tubuh Kabinet Merah Putih yang perlu dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Sehingga setidaknya sampai bulan Oktober 2025 mendatang, pelung terjadinya reshuffle jilid III pun sangat terbuka lebar.
"Yang ketiga ini mungkin, mungkin akan terjadi lagi nanti reshuffle berikutnya di bulan Oktober. Kan janjinya satu tahun, mungkin di bulan Oktober akan terjadi reshuffle berikut," tutur Mahfud MD.
Kemudian, Mahfud yang juga pernah menjadi Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju kepemimpinan Joko Widodo pun menilai bahwa Prabowo sudah mencatat semua masukan dari masyarakat, kemudian menelaah pada struktur kabinetnya saat ini untuk menjadi bahan evaluasi pemerintahan berikutnya.
"Saya kira Pak Prabowo sekarang sudah mencatat semua masalah yang pernah disampaikan oleh masyarakat termasuk oleh kita. Kementerian a, menteri b, menteri c, dan sebagainya. Masalahnya kan sudah ada, artinya yaudah kita tidak usah mengungkit lagi itu, karena Pak Prabowo sebagai presiden pasti sudah tahu gimana masalahnya dan bagaimana menyelesaikannya," tandasnya.
Di samping itu, Mahfud yang juga pernah menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Hatta tahun 2014 pun menyampaikan, jika Prabowo adalah sosok pribadi yang cerdas. Ia memiliki pengetahuan yang sangat cukup untuk melihat dan membaca semua situasi yang ada.
"Kan dulu saya bilang, Bapak Prabowo itu orangnya cerdas, pintar, bacaannya banyak, pasti tahu semua apa masalahnya dan bagaimana menyelesaikannya. Lalu tahap-tahapannya, kapan itu dilakukan dan bagaimana," ujar Mahfud MD.
Semua kualitas dan kapabilitas Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia menurut Mahfud MD dapat dibaca melalui buku Paradoks Indonesia yang ditulis oleh Presiden RI ke 8 tersebut. Bahkan ia secara pribadi cukup sering men-sosialisasikan isi pikiran dan gagasan Prabowo dalam buku tersebut melalui forum-forum dialog dan ilmiah.
"Kita baca aja buku-bukunya itu tentang Paradoks Indonesia, misalnya. Ini Paradoks Indonesia itu tulisan dan pidato orang yang tahu tentang Indonesia dan tahu cara menyelesaikannya," pungkasnya.